Kapal Cantrang Buat Resah, Nelayan Mengadu pada Bupati

ILUSTRASI - Kapal cantrang yang beroperasi di Natuna.(foto:int)

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Sejumlah nelayan lokal menyampaikan berbagai persoalan kepada Bupati Natuna Wan Siswandi, saat melaksanakan kunjungan kerja di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.

Salah satunya mengenai keberadaan kapal cantrang di laut Natuna. Dinilai merugikan nelayan tempatan karena hasil tangkapan menurun drastis.

Abu, seorang nelayan Sedanau mengatakan, masalah ini sudah pernah disampaikan kepada Wakil Bupati Natuna beberapa waktu lalu. Namun dirinya ingin mendengar tindak lanjutnya dari Bupati.

“Kami ingin mendengar langsung dari pak Bupati, bagaimana tindak lanjutnya”, ujar Abu, di kedai kopi dekat pelabuhan, Senin 28 Juni 2021.

Sambil menyeruput segelas kopi, Bupati Natuna Wan Siswandi pun menanggapi keluh kesah nelayan. Ia mempercayakan sepenuhnya masalah ini kepada Wakil Bupati Rodhial Huda. Kendati demikian, ia tidak akan lepas tangan.

“Baik pak Rodhial maupun saya, itu sama saja, karena kami selalu bersama-sama menjalankan tugas memimpin daerah ini,” ungkap Wan Siswandi.

Siswandi menegaskan, meskipun Pemda Natuna tidak memiliki wewenang di laut, terkait cantrang ini, Pemda akan berkoordinasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) agar mendengar langsung keluhan nelayan Natuna.

“Pak Rodhial sudah bilang, orang kementerian belum bisa datang ke Natuna. Oleh karena itu, perwakilan nelayan akan kita bawa ke jakarta berjumpa langsung dengan pihak KKP”.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email