Hingga Bulan Juli Belum Divaksin, Petugas akan Tahan KTP?

Camat Bunguran Timur Hamid Hasnan. (F:ist)

NATUNA (marwahkepri.com) – Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kecamatan Bunguran Timur, berencana akan melakukan razia terhadap warga yang masuk kriteria namun belum divaksin.

Petugas berencana akan menahan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas masyarakat, sampai bisa menunjukkan sertifikat telah divaksin.

Hal ini dibenarkan oleh Camat Bunguran Timur, Hamid Hasnan. Namun masih sebatas wacana, akan diterapkan setelah bulan Juli.

Hasnan mengatakan, sampai saat ini masih kurang 3.000 jiwa untuk mencapai target 70 persen.

“Ini baru rencana, tapi kalau melihat antusias masyarakat saya rasa tidak perlu, sejauh ini mereka cukup oke,” ucap Hasnan, Senin (28/6/2021).

Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Bunguran Timur, Anuar (45) atau yang lebih akrab disapa Aan, menilai aturan ini kurang bijaksana apabila benar-benar diterapkan.

“Saya dan keluarga memang sudah melakukan vaksin, namun jika pemerintah menerapkan aturan itu saya rasa kurang pas, yang ada masyarakat semakin memberontak,” ucap lelaki yang bekerja sebagai nelayan itu.

Hal senada juga dikatakan Fitriyana (27), warga Kecamatan Bunguran Tengah. Dirinya menyebutkan tidak harus menahan KTP, karena negara ini menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM).

“Terkecuali sudah menjadi syarat pengurusan administrasi keberangkatan atau hal lainnya,” kata perempuan beranak satu itu.

Saat dimintai keterangan, Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, justru mengaku dirinya belum mendapatkan informasi terkait aturan tersebut.

“Saya belum dapat info kalau masalah itu,” cetusnya.(mk/zani)

Print Friendly, PDF & Email