SMPN 10 Tanjungpinang Tak Kirim Peserta dalam Gelaran FLS2N

Suasana teknikal meeting di SMPN 10 Tanjungpinang. (F:ist)

TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Persiapan pelaksanaan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kota segera akan dilaksanakan bulan Juli mendatang. Hal ini disampaikan Ruki Ardianto, salah seorang juri bidang seni tari usai pertemuan teknikal meeting (TM) di SMPN 10 Tanjungpinang, Jumat (25/6/2021) kemarin. Namun TM tersebut hanya dihadiri beberapa sekolah.

Untuk pengunaan properti dalam hal tarian nenurut Ruki sah-sah saja. Asalkan tidak lari dari tema dan menganggu para penari.

“Ya properti bisa memberi tambahan nilai tergantung dari pengunaan properti sesuai dengan tema tarian. Karena bisa saja pengunaan properti justru merugikan penari karena menganggu. Sah-sah saja itu tapi bisa menambah nilai atau sebaliknya”, ujarnya.

Sementara itu Endang Susilawati selaku Kepala Sekolah SMPN 10 Tanjungpinang mengungkapkan untuk TM memang panitia meminta aula smp tersebut digunakan untuk pertemuan. Semua bidang yang diikutkan dalam FLS2N bersamaan dilaksanakan TM di ruang yang berbeda.

Masih kata Endang, untuk tahun ini pihaknya gagal untuk mengirim peserta.

“Tadinya kami berencana mengikuti 2 kategori. Solo dan seni gambar. Kami sudah ada pesertanya. Namun setelah kami hubungi orang tua peserta keberatan. Khusus untuk seni mengambar pihak sekolah bersedia memberikan fasilitas untuk latihan jelang perlombaan,” jelasnya.

Namun lanjut wanita kelahiran Sawahlunto itu, penolakan dari orang tua bisa dimaklumi karena ini masa pandemi.

“Jadi kita tidak bisa juga memaksakan. Ya dengan begitu dipastikan tahun ini kita kosong tidak mengirimkan peserta,” terangnya. (L/M)

Print Friendly, PDF & Email