Dewan Pers Minta Kantor Media Bukan Sekadar Menjadi Syarat

Kepala Komisi Penelitian dan Pendataan dan Ratifikasi Pers, Ahmad Djauhar. (F:ist)

NATUNA (marwahkepri.com) – Kepala Komisi Penelitian dan Pendataan dan Ratifikasi Pers, Ahmad Djauhar menyebutkan bahwa perusahaan pers harus terverifikasi faktual.

Kata Ahmad, pada tahun lalu Dewan Pers menargetkat 250 perusahaan yang harus terverifikasi. Oleh karena pandemi, maka ada perubahan menjadi 150.

“Tahun ini kita targetkan 350 perusahaan pers yang harus terverifikasi,” ucap Ahmad, saat mengunjungi kantor media kabarterkini.co.id, jalan Sihotang, Kecamatan Bunguran Timur, Rabu (23/6/2021).

Kendati demikian, Ahmad beserta rekannya tetap optimis dalam melakukan kegiatan ini supaya bisa mencapai target.

Saat ditanyai terkait persyaratan untuk mengikuti verifikasi faktual, dirinya mengatakan perusahaan pers sebelumnya telah mengisi data di Dewan Pers.

Dirinya juga berujar, jika media tersebut lolos maka perusahaan itu akan mendapatkan perlindungan Undang-undang Pers.

“Saya harap kantor yang ada ini tidak hanya bersifat sementara, jangan sampai kami pulang, kantor ini kosong bahkan tidak terpakai, seperti yang sudah-sudah,” minta dia kepada pemilik media kabarterkini.co.id.(mk/zani)

Print Friendly, PDF & Email