Tinjau Vaksinasi di Vihara Dewi Bahari, Ini Pesan Kapolda Kepri

Suasana vaksinasi. (F:ist)

BATAM (marwahkepri.com) – Dalam rangka percepatan pelaksanaan program Vaksinasi COVID-19 di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Polda Kepri meluncurkan Program “Nasi Kapau” (Vaksinasi Jangkau Pulau-pulau). Program ini dilaksanakan mengigat wilayah Provinsi Kepri yang 96 persennya terdiri dari lautan dengan pulau-pulau yang berpenghuni.

Dalam peninjauanny, Senin (21/6/2021), Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si., didampingi oleh Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Dandim 0316, dan ketua perkumpulan Teochew Batam.

“Vaksinasi pada hari ini dilaksanakan di Vihara Dewi Bahari/Ma Cho Keng Baloi Batam kepada masyarakat Kota Batam. Bagi yang akan melaksanakan vaksinasi cukup dengan membawa KTP beserta fotokopinya,” ungkap Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

Adapun jumlah dosis vaksin di Vihara Dewi Bahari/Ma Cho Keng Baloi Batam disiapkan sebanyak 3500 Vaksin Sinovac dengan jumlah masyarakat yang telah divaksin pada hari ini yaitu sebanyak 2000 orang. 

Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si., mengungkapkan terimakasihnya kepada masyarakat yang sudah mau datang untuk melaksanakan vaksinasi.

“Vaksinasi ini merupakan program pemerintah yang sayang sekali apabila kita tidak melaksanakan vaksinasi ini. Pemerintah sudah mengeluarkan dana yang sangat besar untuk pelaksanaan vaksinasi ini. Semua upaya yang dilakukan pemerintah untuk menjaga kita, agar kita dapat terhindar dari virus COVID-19 ini,” tegasnya.

Vaksin yang disediakan pemerintah tambahnya cukup untuk masyarakat Kepri. Gubernur Kepri juga telah memastikan ketersediaan vaksin untuk memenuhi jumlah masyarakat Provinsi Kepulauan Riau.

“Kegiatan vaksinasi ini akan dilaksanakan lebih intens, kami datang untuk menjangkau pulau-pulau mengunjungi masyarakat dengan harapan tidak ada lagi masyarakat yang belum mendapatkan Vaksinasi COVID-19,” sambungnya.

“Saya mengimbau kepada bapak ibu sekalian, agar mengajak keluarga ataupun saudaranya untuk melaksanakan vaksinasi. Perlu kita ketahui bersama bahwa virus ini sangat berbahaya tidak boleh dianggap remeh, vaksin ini diberikan untuk melawan dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” jelasnya.

Masyarakat yang telah menjalani vaksinasi pun diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19, menjaga jarak dan menggunakan masker.

“Bersama-sama kita lawan penularan COVID-19, walaupun sudah menjalankan vaksinasi bukan berarti protokol kesehatan diabaikan,” tutupnya. (ril)

Print Friendly, PDF & Email