Kejari Natuna Akan Eksekusi 23 Terpidana Nakhoda KIA

Nakhoda Kapal Ikan Asing Vietnam, akan dieksekusi ke Tanjungpinang.

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna, akan mengeksekusi 23 orang terpidana nakhoda Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam, perkara illegal fishing yang telah berkekuatan Hukum Tetap, Senin 14 Juni 2021.

Sebanyak 22 orang terpidana dieksekusi di Rumah Detensi (rudenim) Imigrasi Tanjung Pinang dan 1 orang terpidana dieksekusi ke Lembaga Permasyarakatan (LAPAS) Umum Kelas IIA Tanjungpinang.

Disamping itu, Kejari Natuna juga mengeksekusi 7 orang terpidana tindak Pidana Umum biasa yang telah berkekuatan Hukum tetap ke LAPAS Kelas II A Tanjungpinang.

Sebelum diberangkatkan ke Tanjungpinang, dilaksanakan pemeriksaan Rapid Test anti gen di bantu oleh pihak RSUD Kabupaten Natuna. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan Covid 19 di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya di Natuna.

Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Imam MS Sidabutar menyampaikan, terhadap Terpidana Nahkoda Kapal Ikan Asing (KIA) perkara Tindak Pidana Perikanan (illegal fishing) kejaksaan Negeri Natuna telah mendapatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) sebesar Rp.1.240.000.000,- (satu miliyar dua ratus empat puluh juta rupiah).

Eksekusi terhadap 30 (tiga puluh) orang Terpidana Tersebut menggunakan tranportasi laut KM Bukit Raya yang menempuh perjalanan selama dua hari.

“Diijadwalkan keberangkatannya pada hari Selasa dini hari tanggal 15 Juni 2021 pukul. 01.00 WIB di pelabuhan Selat lampa Kabupaten Natuna dan diperkiraan sampai di Pelabuhan Batam Center Pada hari Rabu Tanggal 16 Juni 2021 perkiraan pukul 07.00 WIB, kemudian melanjutkan perjalanan ke Tanjung Pinang menggunakan Kapal penyebarangan Feri”, jelas Kajari.

Sementara dalam melaksanakan Eksekusi kejaksaan Negeri Natuna dibantu pengawalan dari Pihak Polres Natuna yang tetap menerapkan Protokol Kesehatan.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email