Pemda Natuna Akan Sediakan Tanah Pengganti Eks Bandara Jepang di Subi

Bupati Natuna Wan Siswandi, rapat dengan Danlanud Raden Sadjad Kolonel (Pnb) Dedy Ilham S.Salam.(foto:ist)

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna, akan menyediakan lokasi baru sebagai pengganti eks bandara Jepang di Kecamatan Subi, sehingga masyarakat tidak perlu direlokasi.

Bupati Natuna Wan Siswandi mengatakan, bekas bandara negara matahari terbit itu, secara aturan sudah menjadi milik TNI Angkatan Udara (TNI AU). Akan tetapi, saat ini lokasi tersebut telah menjadi permukiman bagi warga Subi.

Hal ini disampaikan Wan Siswandi, usai menggelar rapat dengan Danlanud Raden Sadjad Kolonel (Pnb) Dedy Ilham S.Salam, di kantor Bupati Natuna, Selasa 8 Juni 2021.

TNI AU mengizinkan masyarakat tetap tinggal di lahan tersebut, asalkan pemerintah Natuna mencari tanah baru sebagai penggantinya.

“Kita akan sediakan tanah pengganti yang penting masyarakat tidak terganggu dan tidak dipindahkan. Terimakasih kepada TNI AU, semoga atas ijin dan kuasa Allah semua berjalan lancar”, ujar Siswandi.

Sementara itu, saat menggelar rapat koordinasi dengan Bupati Natuna, Danlanud RSA Kolonel (Pnb) Dedy Ilham S.Salam menyampaikan, tim aset Lanud Raden Sadjad akan melaksanakan pengecekan kembali batas-batas tanah aset TNI AU berupa landasan TNI AU peninggalan Jepang di Pulau Subi Kecil.

Selain pengecekan batas tanah, tim aset Lanud Raden Sadjad akan melakukan sertifikasi landasan eks Jepang tersebut yang terletak di Desa Terayak, Kecamatan Subi.

Adapun dasar penguasaan Aset TNI AU tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Perang Nomor 023/P/KSAP/50 tanggal 25 Mei 1950, Peta Bidang Tanah kantor pertanahan Kabupaten Natuna Nomor 20 tanggal 22 April 2013 dengan tanah seluas 241.673 m2.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email