ASN yang Tolak Divaksin COVID-19 Terancam Pemotongan Tunjangan

Gubernur Provinsi Kepri H. Ansar Ahmad menjadi yang pertama disuntik vaksin COVID-19 tahap II. (F:ist)

TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menolak divaksin akan mendapatkan sanksi-sanksi khususnya pemotongan tunjangan.

Dikatakan Ansar, sikap tegas tersebut dilakukan guna mewujudkan kekebalan kelompok (herd immunity) melalui vaksinasi di Provinsi Kepri.

“Selain itu karena ASN merupakan ujung tombak pemerintah sebagai contoh bagi masyarakat,” ujar Ansar.

Dikatakan Ansar, ia akan mengeluarkan surat edaran terkait kewajiban ASN untuk vaksin tersebut. 

“Untuk semua PNS yang belum vaksin, wajib mereka vaksinasi. Jika tidak, maka tunjangan kinerjanya bulan depan tidak dibayarkan,” ujar Ansar.

Sementara untuk THL, kata Ansar baik itu THL di provinsi semua kabupaten kota, yang tidak mau divaksin maka honornya tidak dibayarkan.

“Untuk itu, kita tegaskan seluruh ASN dan THL di Lingkungan Pemprov Kepri wajib vaksin,” tegas Ansar.(mk/mc)

Print Friendly, PDF & Email