Wabup Natuna Resmikan Program PPM SKK Migas dan KKKS di Batu Kasah

Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, meresmikan program PPM SKK migas dan KKKS migas di Batu Kasah.

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Pariwisata, terus berusaha meningkatkan fasilitas objek wisata, baik melalui APBD maupun dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Pengembangan sektor pariwisata harus diimbangi dengan ekonomi kreatif, melibatkan kerajinan tangan masyarakat.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, pada kegiatan serah terima pembangunan gerbang dan toilet Geosite Batu Kasah, serta penyerahan lemari pendingin vaksin, di pantai Batu Kasah, Kecamatan Bunguran Selatan, Jumat 04 Juni 2021.

Menurut pria akrab disapa ‘Wak Yal’ ini, dalam pengembangan sektor pariwisata dibutuhkan institusi dalam pariwisata yang digabungkan dengan ekonomi kreatif.

“Trend hari ini pengunjung wisata hanya singgah sebentar saja, datang ramai-ramai habis berfoto mereka hilang. Makanya kita harus kreatif agar pengunjung bisa betah menikmati waktu liburnya”.

Peningkatan fasilitas destinasi wisata Batu Kasah, merupakan salah satu syarat utama untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata yang bertujuan memberi kenyamanan bagi pengunjung.

“Agar destinasi wisata batu kasah ini tetap asri, bersih dan indah, pemerintah baik kecamatan maupun kearifan lokal di tingkat desa harus ikut andil, menjadikan potensi wisata ini sebagai objek perekonomian masyarakat desa”.

Dengan adanya pengembangan di destinasi wisata ini, ia berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan secara signifikan.

Selain itu, Rodhial juga meminta, pengelolan wisata di Batu Kasah bisa menerapkan penggunaan keranjang sampah ramah lingkungan yang tidak menciptakan sampah.

“Kita bisa mengunakan kerajinan tangan masyarakat dalam pembuatan keranjang sampah, disamping masyarakat dapat duit keranjang sampah ini juga tidak menjadi sampah jika dibandingkan dengan kantong plastik”, tutur Rodhial.

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Rikky Rahmat Firdaus mengatakan, Program Pengembangan Masyarakat harus Selaras dengan Produksi Migas yang dihasilkan.

PPM merupakan salah satu bagian pendukung dari Kegiatan Hulu Migas sebagai komitmen dan tanggung jawab sosial guna turut serta mendukung pencapaian program pembangunan daerah, sehingga tercipta hubungan harmonis dalam  kegiatan bisnis dan kegiatan operasi di daerah.

Namun, tugas dan tanggung jawab besar dan utama SKK Migas dan KKKS adalah untuk meningkatkan produksi dan bertambahnya cadangan migas guna ketersedian migas di Indonesia.

PPM SKK Migas dan KKKS yang dilaksanakan di Kabupaten Natuna melalui operator KKKS Medco E&P Natuna Ltd. (Medco E&P) dan Premier Oil Indonesia dilaksanakan tidak dalam bentuk dana/cash melainkan dalam bentuk program  (inkind).

Dalam perencanaannya, KKKS selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Natuna. Hal ini dilakukan untuk mengetahui harapan dari Pemerintah Kabupaten Natuna terhadap program PPM serta menghindari duplikasi program yang dikhawatirkan program tersebut menjadi tidak efektif.

Selama ini, program-program dilaksanakan SKK Migas dan KKKS berdasarkan usulan – usulan dari Pemkab Natuna dan kemudian akan dievaluasi oleh internal SKK Migas dan KKKS yang meliputi evaluasi anggaran serta skala prioritas dari program tersebut. Dalam pelaksanaannya KKKS menerapkannya dengan prosedur dan ketentuan berlaku.

Sebagai bentuk koordinasi dan kolaborasi SKK Migas-KKKS dengan Pemkab Natuna dan Pemangku Kepentingan lainnya, program maupun fasilitas yang sudah dibangun SKK Migas dan KKKS untuk masyarakat akan diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Daerah maupun stakeholder yang berwenang menerima agar dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

SKK Migas dan KKKS berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi aktif sehingga keberadaan Industri Hulu Migas di Natuna dapat bermanfaat dan dirasakan bagi masyarakat di wilayah operasi migas di Natuna.

Adapun beberapa program PPM telah dilaksanakan tahun 2020-2021 di Natuna, yaitu program dukungan Geopark Natuna di Kawasan Geosite Batu Kasah yang meliputi gerbang utama (1 unit), sarana ruang bilas dan toilet (8 unit) dan tower air (1 unit).

Dalam rangka mendukung pengentasan COVID-19 di Kabupaten Natuna, diserahkan sebanyak 2 unit refrigerator (Program Premier Oil, Medco E&P, Star Energy) sebagai tempat penyimpanan vaksin COVID-19 yang dibutuhkan masyarakat Natuna.

Refrigerator dibutuhkan agar vaksin yang akan didistribusi tetap dalam kondisi baik dan aman sesuai dengan standar Kesehatan yang berlaku.***

Print Friendly, PDF & Email