Wabup Wan Zuhendra Laporkan Target Vaksinasi di Anambas Sebanyak 32.125 Orang

Wakil Bupati Kepulauan Anambas didampingi Kapolres Kepulauan Anambas, Sekdakab Anambas, Kepala Dinkes PPKB saat video conference dengan Presiden RI, Joko Widodo. (F:ist)

ANAMBAS (marwahkepri.com) – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melakukan pemantauan progres vaksinasi di RSUD Kepulauan Anambas melalui video conference, yang terhubung langsung dari Lobam, Kabupaten Bintan dan terhubung dengan 7 kabupaten/kota di Kepri.

Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra bersama forkopimda memberikan laporan perkembangan COVID-19 kepada Presiden Joko Widodo melalui vidcon. (F:ist)

“Vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah untuk membentuk imun yang kebal kepada masyarakat. Saya ingin semua masyarakat di Kepri divaksin, agar aktivitas masyarakat bisa berjalan normal. Saya juga mengapresiasi percepatan proses vaksinasi di Kepri, dan saya perintahkan kemenkes untuk menyuplai vaksin di Kepri,” tegas Joko Widodo melalui video conference yang didampingi oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan Kemenkes RI, Rabu (19/05/2021).

Foto bersama Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris bersama Presiden Joko Widodo. (F:ist)

Selain itu, presiden juga meminta keterangan dari sejumlah kepala daerah tentang perkembangan vaksinasi. Salah satunya dari Anambas, yang dipaparkan langsung oleh Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra dari RSUD Tarempa.

Presiden RI Joko Widodo memberikan pengarahan kepada forkopimda se-Kepri. (F;ist)

“Saat ini progres vaksinasi sedang berjalan di 8 posko. Target vaksinasi tahap ini mencapai 1.500 orang. Dan sejauh ini sudah 2.800 orang yang telah menerima vaksin di Anambas. Target keseluruhan yaitu sekitar 32.125 orang. Untuk ketersediaan vaksin, kami menunggu distribusi dari Provinsi Kepri,” kata Wan Zuhendra menyampaikan keterangannya kepada presiden melalui video conference.

Vidcon Presiden RI Joko Widodo bersama 7 kepala daerah se-Provinsi Kepri, Rabu (19/05/2021). (F:ist)

Wan Zuhendra juga menyinggung jika jumlah kasus di Anambas sedang melonjak yang disebabkan adanya kelalaian di tengah masyarakat.

Foto bersama Kapolri, Panglima TNI, Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, SH. (F:ist)

“Jumlah kasus sudah mencapai 527 orang, ini terjadi karena kelalaian masyarakat. Kami juga sudah berupaya untuk menekan angka penyebaran COVID-19 ini,” ucapnya.

Wakil Bupati Kepulauan bersama Kapolres Kepulauan Anambas, Danlanal Tarempa, Sekda Anambas, Kepala DKPPKB KKA, Danramil Tarempa mengikuti vidcon pengarahan Presiden RI. (F:ist)

Menanggapi hal tersebut, presiden memerintahkan Wakil Bupati Anambas untuk mengimbau masyarakat menggunakan masker.

“Tekankan kepada masyarakat menggunakan masker. Itu sudah memproteksi kurang lebih 95 persen, maka dari itu gunakan masker ketika beraktivitas,” tegasnya.(Darwin)

Print Friendly, PDF & Email