Dirut PD Tuah Sekata akan Rombak Struktur dan Targetkan Inovasi Baru Tingkatkan PAD

Dari sisi kiri, Kabag Ekonomi Setdakab Pelalawan Sugeng Wiharjadi, Dewan Pengawas BUMD Kabupaten Pelalawan Daslir Maskar, Dirut BUMD PD Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan Tengku Efrisyah Putra,S.Sos dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pelalawan Hendri Gunawan. (F:ist)

PELALAWAN (marwahkepri.com) – Untuk memaksimalkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, PD Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan akan merombak atau rolling posisi kepegawaian pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

Hal itu dilakukan berdasarkan banyaknya keluhan dari masyarakat pengguna listrik dari PD Tuah Sekata yang merasa tidak puas dikarenakan listrik sering mati.

Rolling itu diungkapkan oleh Direktur Umum (Dirut) PD Tuah Sekata, Tengku Efrisyah Putra,S.Sos, dalam konferensi pers yang dilakukan di Media Center (MC) kantor Bupati Kabupaten Pelalawan, Senin (24/05/2021).

Dalam konferensi pers, direktur yang akrab disapa Tengku Putra itu didampingi oleh Dewan Pengawas BUMD Kabupaten Pelalawan Daslir Maskar, Kabag Ekonomi Setdakab Pelalawan Sugeng Wiharjadi dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pelalawan Hendri Gunawan.

Ia mengaku bahwa pihaknya telah melakukan penilaian terhadap beberapa kandidat, dan bahkan juga melakukan asesmen.

“Kita sudah melakukan penilaian dua bulan yang lalu, kita lakukan asesmen juga dengan menggunakan pihak ketiga agar mengetahui nilai dan kemampuan dari masing-masing kandidat untuk didudukkan dari devisi sampai manager,” ungkapnya.

Tidak hanya kesimpulan sendiri, ternyata dilakukan juga koordinasi secara diskusi kepada dewan pengawas dan bagian ekonomi daerah untuk memperoleh masukan-masukan yang baik.

“Kami melakukan diskusi kepada dewan pengawas dan bagian ekonomi, karena itu juga sangat penting untuk masukan-masukan. Karena kita mau mendudukkan jabatan ini agar BUMD PD Tuah Sekata ini bisa lebih baik,” jelasnya.

Dirut BUMD Pelalawan itu menuturkan bahwa ini kali pertama dilakukan (rolling) dengan salah satu dasar keinginan untuk adanya inovasi yang baru.

“Sebelum-sebelumnya ini belum pernah terjadi. Saya ingin ada inovasi baru, ada perubahan baru, makanya kita lakukan ini. Insya Allah dalam waktu dekat, awal bulan depan kita akan melakukan rolling itu. Diskusi terakhir sudah dilakukan semalam,” sebutnya.

Tengku Putra juga membeberkan bahwa Bupati Kabupaten Pelalawan (H.Zukri Misran) berkeinginan agar dilakukan perubahan dalam segi pelayanan.

“Kami akui, pelayanan perlu kami lakukan perubahan total karena memang banyak keluhan-keluhan yang disampaikan kepada kami, baik langsung kepada saya maupun kepada pemerintah daerah, itu sudah kita evaluasi,” ujarnya.

Lanjutnya menyampaikan, kita melakukan evaluasi adalah salah satu bentuk agar pelayanan kita maksimal. Kita akan melakukan sesuai keinginan perusahaan daerah dan bukan keinginan pribadi.

“Harapan saya, ketika kita lakukan perubahan ini tentu ada evaluasi sampai enam bulan kedepan. Jika itu tidak membaik, akan dilakukan perubahan kembali menuju kebaikan bersama untuk PD Tuah Sekata,” tandasnya.

Secara pribadi, Tengku Efrisyah Putra tidak ingin di masa kepemimpinannya PD Tuah Sekata tanpa perubahan.

“Saya tidak mau di kepemimpinan saya perubahan tidak terjadi. Minimal saya melakukan perubahan pada perorangnya (personnya). Yang dulunya dia menjabat itu, kita pindahkan supaya penyegaran baru,” tegasnya.

Dirut yang dilantik pada tanggal 21 Desember 2020 itu menambahkan bahwa bupati juga menginginkan adanya peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari PD Tuah Sekata.

Solusi yang ia pikirkan untuk hal tersebut adalah merencanakan bisnis baru sebagai tambahan yang akan dijalankan juga oleh BUMD yang ia pimpin itu nantinya.

“Target kita, PAD akan kita dapatkan dengan besar jika bisnis perusahaan daerah (BUMD) tidak hanya bergelut di bidang listrik saja. Saya menginginkan inovasi baru, bisnis baru. Agar PD Tuah Sekata dapat menambah PAD yang besar,” ucapnya mengutarakan rencana yang telah ia targetkan.

Untuk itu, menurutnya ia tidak dapat putuskan sendiri dengan mudah. Harus melakukan langkah-langkah perhitungan yang tepat karena berhubungan dengan uang negara.

“Harus dipikirkan secara matang. Jangan ketika kita mengerjakan suatu bisnis hasilnya rugi. Ini yang harus saya cermati,” pungkasnya. (Abdul)

Print Friendly, PDF & Email