Sagulung | Pusat Industri di Zaman Sagu

Ilustrasi pabrik sagu. (F: repro)

Sagulung mulai ramai pasca penjajahan Jepang. Wilayah ini pernah menjadi pusat industri sagu oleh orang Tionghoa sekitar tahun 1949. Ketika itu sagu menjadi salah satu alternatif makanan pokok pengganti beras.
Sebagian besar penduduk di sekitar pulau Batam merasakan masa sulit selepas dari belenggu penjajah. Pada masa tersebut sangat dikenal oleh masyarakat sebagai zaman sagu.
Dari kata sagu inilah nama Sagulung mulai dikenal yang juga diambil dari nama pabrik sagu di kawasan tersebut. Pabrik sagu ini berakhir pada tahun 1960 ketika bermulanya perdagangan antar pulau ke Singapura.
Kondisi ekonomi masyarakat mulai menggeliat, sehingga pabrik sagu yang beroperasi selama 11 tahun ini melemah. Namun begitu masuk era konfrontasi, kehidupan masyarakat kembali terancam, namun zaman sagu tidak lantas kembali, tapi berganti jadi zaman ubi. ~

Ditulis ulang oleh: MN Tahar
Sumber cerita: Tatang Surya Priatna 
Print Friendly, PDF & Email