SD dan SMP Natuna Kembali BDR, Wali Murid Minta COVID-19 Berakhir

Ilustrasi. (F:net)

NATUNA (marwahkepri.com) – Menindaklanjuti SKB 4 Menteri nomor 03/KB/2021, nomor 384 tahun 2021, nomor HK. 01.08/MENKES/ 4242/ 2021, nomor 440-717 tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 serta surat Bupati Natuna nomor 420/10/DISDIK.DIKDAS/1/2021, tentang pemberian izin persetujuan belajar tatap muka satuan pendidikan karena adanya lonjakan COVID-19.

Bahwa untuk Taman Kanak-kanak (TK), Pendidikan Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Kecamatan Bunguran Timur, melaksanakan Belajar Dari Rumah (BDR) mulai 21 Mei, sampai dengan 3 Juni 2021 dan masuk kembali pada tanggal 4 Juni 2021 mendatang.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Natuna, Suherman. Ia menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pimpinan daerah yakni Plh. Bupati Natuna.

“Guna menyikapi lonjakan jumlah penyebaran COVID-19 di wilayah Kecamatan Bunguran Timur,” ucap Suherman, Rabu (19/5/2021).

Suherman berujar, proses belajar dari rumah ini hanya untuk di wilayah se-Kecamatan Bunguran Timur saja, sedangkan untuk di wilayah kecamatan lainnya, tetap melaksanakan proses pembelajaran melalui tatap muka.

“Jadi langkah ini diambil, guna meminimalisir penyebaran COVID-19 yang sudah mulai menyerang anak-anak, mulai tingkat TK sampai SMP di wilayah Bunguran Timur. Tapi untuk wilayah diluar Kecamatan Bunguran Timur tetap melaksanakan proses pembelajaran seperti biasa,” bebernya.

Sementara salah seorang wali murid SD 006 Bandarsyah yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dengan adanya keputusan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah, bisa menurunkan angka penyebaran virus yang tak kasat mata itu.

Selain itu juga, wanita beranak dua tersebut tak ingin anaknya memanfaatkan BDR ini menjadi acuan untuk bermalas-malasan di rumah.

“Terkadang anak-anak kita ini, disuruh belajar dirumah malah main handphone, kita sebagai orang tua juga gak bisa mengontrol penuh,” ujar pemilik perkebunan cabe tersebut.

Ia pun berharap, bencana yang melanda disetiap penjuru dunia ini segera berakhir serta kembali normal.(mk/zani).

Print Friendly, PDF & Email