Nota Kesepakatan RPJMD Provinsi Kepri Tahun 2021-2026 Ditandatangani

Suasana penandatanganan Nota Kesepakatan Rencana Awal RPJMD tahun 2021-2026. (F:ist)

TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad didampingi Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina bersama pimpinan DPRD Provinsi Kepri melakukan penandatangan nota kesepakatan rencana awal RPJMD tahun 2021-2026.

Acara yang berlangsung di ruang rapat utama kantor DPRD Kepri di  Dompak Senin (10/5/2021) itu juga dihadiri Sekretaris Daerah H. TS. Arif Fadilah, sejumlah kepala OPD di lingkungan Provinsi Kepri, Dankogabwilhan I Laksamana Madya TNI I Nyoman Gede Ariawan, Kajati Kepri Hari Setiyono, Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, Danlantamal Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, Danrem 033 Wirapratama Brigjen TNI Jimmy Ramos Manalu dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam wawancaranya, Gubernur Ansar menyampaikan kegiatan APBD tahun 2021 ini akan dijalankan sesuai visi-misi yang telah disusun pada tahun kemarin.

“Yang betul-betul real itu tentu di APBD 2022. Beberapa janji-janji politik bisa kita laksanakan, namun dengan sangat terbatas. Pandemi COVID-19, memaksa kita untuk melaksanakan dulu program-program yang prioritas,”  ungkap Gubernur Ansar.

Menurut Gubernur Ansar, RPJMD tahun  ini sangat jelas yang pertama menjadi prioritas pemerintah daerah adalah  penangangan COVID-19 . Maka itu nanti pengaturan anggaran adalah bagaimana menanggulangi, menangani masalah pandemi tersebut.

Selanjutnya, dengan menanggulangi COVI-19, Pemprov akan melakukan kegiatan percepatan pemulihan ekonomi. Pembangunan infrastruktur baik itu di perkotaan maupun di pedesaan tetap digesa.

“Item-item itu akan kita kejar. Hitungan-hitungannya dengan target yang akan kita capai,” jelas Gubernur Ansar.

Selain itu, Gubernur Ansar menuturkan tarif labuh jangkar kalau dibandingkan dengan Malaysia masih belum kompetitif, maka ini terus dikomunikasikan bersama Kementerian Perhubungan agar nanti pungutan labuh jangkar lebih kompetitif. Ditambah program sertifikasi tenaga kerja yang akan dilakukan pada 2022.

Sementara itu, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak,SH mengatakan bahwa penyusunan RPJMD tahun 2021-2026 diharapkan menjadi solusi dalam peningkatan perekonomian di Provinsi Kepri.

“Penyusunan RPJMD yang merupakan berasal dari penggabungan visi misi kepala daerah dilakukan untuk agar masyarakat dapat lebih baik,” jelas Jumaga.

Tak hanya itu, Jumaga juga mengatakan nantinya melalui RPJMD tahun 2021-2026 ini diharapkan menjadi pemacu ekonomi yang menunjang perekonomian daerah. (adv/hum)

Print Friendly, PDF & Email