Gengsi dan Ingin Miliki Kendaraan, Pemuda Ini Malah Nekat Mencuri

Suasana konferensi pers. (f:ist)

BATAM (marwahkepri.com) – Seorang laki-laki berinisial ES berhasil diamanakan oleh Tim Opsnal Subdit III Ditreskrimum Polda Kepri atas dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos., S.Ik., didampingi Kasubbid Penmas Polda Kepri AKBP Imran, SH, saat konferensi pers di Polda Kepri, Senin (17/5/2021).

″Berdasarkan laporan polisi nomor: LP- B / 57 / V / 2021 / SPK – Polsek Batu Aji, tanggal 14 Mei 2021. Dengan waktu dan TKP adalah pada hari Jumat, 14 Mei 2021 sekira jam 07.00 WIB di Central Park Residence, Kelurahan Tanjung Uncang, Kota Batam,” jelas Kasubbid Penmas Polda Kepri AKBP Imran, SH.

AKBP Imran menjelaskan korban berinisial AZ (40), warga Perumahan Central Park Residence, Kelurahan Tanjung Uncang, saat terbangun pada Jumat (14/5/2021) sekitar pukul 07.00 WIB melihat pintu samping rumahnya terbuka yang sebelumnya tidak pernah terjadi.

Kemudian ia hendak mengambil handphonenya di atas meja tv ruang tamu, ternyata handphonenya sudah hilang beserta handphone milik istri dan handphone milik anaknya, berikut juga kunci mobilnya yang sebelumnya tergantung dekat meja tv sudah tidak ada lagi.

Selanjutnya ia keluar rumah untuk melihat mobil Innovanya yang berada di parkiran arah masjid dan ternyata mobilnya sudah tidak ada lagi. Ia pun langsung melapor ke Polsek Batu Aji.

″Selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 15 Mei 2021, berawal dari informasi masyarakat bahwa terdapat mobil Innova terpakir di depan Ruko Bida Ayu Sei Beduk yang ciri-cirinya mirip dengan mobil korban, sehingga tim Opsnal Subdit III Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penyelidikan. Kemudian pada hari Minggu tanggal 16 Mei 2021, dari hasil penyelidikan diketahui bahwa tersangka bekerja dan tinggal di kos-kosan yang berdekatan dengan tempat mobil hasil curian terparkir, sehingga tim melakukan penangkapan terhadap tersangka dan mendapati barang-barang bukti dari tersangka yang merupakan hasil pencurian,” tambah AKBP Iman

Adapun tersangka berinisial ES, laki-laki, umur 24 tahun, tidak bekerja, dengan alamat Perumahan Central Park Residence, Kelurahan Tanjung Uncang. 

″Modus operandi yang dilakukan tersangka adalah melakukan pencurian dengan pemberatan dengan cara awal merobek jaring-jaring pada pintu teralis rumah korban menggunakan pisau dan membuka slot pintu dari dalam menggunakan tangan. Kemudian tersangka masuk ke dalam rumah korban dan mengambil 3 Abandphone serta kunci mobil milik korban. Setelah itu tersangka melarikan diri menggunakan mobil korban,” tuturnya.

Barang bukti yang diamanakan adalah 1 unit handphone merk Oppo Reno 4 warna Biru Galaxy, 1 unit handphone merk Vivo Y30 warna Moonstone White, 1 unit handphone merk Vivo 1904 warna Burgundy Red, 1 unit mobil merk Toyota Kijang Type Innova V warna hitam, 1 buah kunci mobil, dan 1 buah pisau dengan gagang warna hitam sepanjang 20 cm.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun penjara. Sementara korban mengalami kerugian materiil sekira Rp 170 juta, yakni berupa 3 handphone dan 1 unit mobil Innova.

“Tersangka ini merasa gengsi dan ingin memiliki kendaraan, hingga pada saat itu ada peluang dan melakukan kejahatan tersebut yang dilakukan pada jam 02.00 WIB dini hari,” tutupnya. (ril)

Print Friendly, PDF & Email