Bank Riau Kepri akan Berganti menjadi Bank Riau Kepri Syariah

Suasana dialog interaktif menjelang berbuka puasa di Mesjid Agung Kabupaten Karimun, Senin (3/5/2021). (f:ist)

KARIMUN (marwahkepri.com) – Bank Riau Kepri akan berubah nama menjadi Bank Riau Kepri Syariah. Hal tersebut disampaikan oleh Wan Abdul Rahman selaku Pimpinan Bank Riau Kepri pada dialog interaktif menjelang berbuka puasa di Mesjid Agung Kabupaten Karimun, Senin (3/5/2021).

Pak Wan mengatakan untuk pergantian Bank Riau Kepri menjadi Bank Riau Kepri Syariah saat ini sudah masuk dalam pemberkasan data.

“Latar belakang mengapa Bank Riau Kepri berubah menjadi Bank Riau Kepri Syariah itu sebenarnya pada tahun 2019 dari rapat hasil pemegang saham ada kata kesepakatan perubahan Bank Riau Kepri konvensional berubah menjadi Bank Riau Kepri syariah, pada 2019 muncul ada wacana pembentukan dan pemisahan,” ungkap pak Wan.

Adapun yang membedakan konvensional dengan syariah, konvensional itu yang jelas prinsipnya memegang sifatnya konvensional kalau syariah itu bagi hasil, konvensional mengarah pada bunga, kalau syariah ada negosiasi usaha dan hasil usaha berapa persen yang dimiliki oleh pemilik modal.

“Kalau syariah akadnya harus jeli, akadnya ada dua atau tiga minimal, jadi emang benar-benar ” tambahnya.

Bank Riau Kepri katanya lagi berada di tanah Melayu, sebagian besar masyarakat Riau daratan dan Kepulauan Riau banyak menggunakan transaksi syariah yang sesuai dengan standar yang sudah diterapkan OJK.

Pak Wan juga menjelaskan perjalanan bagaimana menggodok Bank Riau Kepri menjadi Bank Riau Kepri Syariah.

”Kami tim berkerja selama 2 tahun dari IT nya sampai dengan penerapan SOP yang seharusnya, lalu semua nasabah menandatangani persetujuan berganti ke syariah yang selanjutnya diantarkan pemberkasan tersebut ke OJK yang pemberkasan itu valid semua, dan kita hanya tinggal menunggu pembahasannya di OJK saja,” jelasnya lagi.

Pemerintah pusat jelasnya sudah mendukung penuh bank daerah untuk dikonversikan ke syariah dengan harapan bisa menjadi tambahan penghasilan untuk pembangunan daerah.

“Datang sendiri ke Bank Riau Kepri, kami siap memberikan pencerahan mengenai Bank Riau Kepri Syariah dan kami akan jelaskan bahwa semua laba dan keuntungan itu nanti larinya ke PAD, lalu PAD masuknya ke APBD dari APBD tersebut digunakan untuk pembangunan daerah Kabupaten Karimun,” tuturnya. (mk/sal)

Print Friendly, PDF & Email