Ramadan Tahun 2030 Terjadi Dua Kali dalam Setahun, Ini Penjelasan Lapan

Ilustrasi. (F:net)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyebutkan bahwa fenomena Ramadan dua kali dalam satu tahun masehi bukan hal yang istimewa dan bukan juga yang pertama terjadi.

Kepala Lapan Thomas Djamaluddin mengungkapkan kejadian dua kali Ramadan dalam satu tahun masehi pernah berlangsung saat menjelang memasuki tahun milenium, yakni:

– Tahun 1998, Ramadan 1418 dan 1419 masehi
– Tahun 1999, Ramadan 1419 dan 1420 masehi
– Tahun 2000, Ramadan 1420 dan 1421 masehi

Bahkan khusus tahun 2000, Hari Raya Idul Fitri juga terjadi dua kali dalam tahun itu. Hal tersebut merupakan agian dari siklus tahunan sekitar 30 tahunan sekali.

Fenomena langka Ramadan ini akan kembali datang di 2030, yang kemudian berlanjut di tahun-tahun berikutnya.

– Tahun 2030 Ramadan 1451 dan 1452 masehi
– Tahun 2031 Ramadan 1452 dan 1453 masehi
– Tahun 2032 Ramadan 1453 dan 1454 masehi

“Itu berulang sekitar 33 tahun, karena kalender Hijriyah dan kalender (ada selisih-Red) 10,9 hari (33 x 10,9 = 359 hari),” ujar Thomas, Senin (3/5/2021). (mk/dtk)

Print Friendly, PDF & Email