Kasus Positif Meningkat, Pemprov Kepri Wajibkan Setiap Perjalanan Gunakan Tes COVID-19

Ilustrasi. (F:net)

TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Pascameningkatnya kasus positif COVID-19 di Provinsi Kepri akhir-akhir ini, Pemerintah Provinsi Kepri mempertimbangkan kembali pemberian izin mudik lokal bagi masyarakat Kepri.

“Mengingat kasus COVID-19 di Tanjungpinang dan Batam akhir-akhir ini meningkat tajam, kita akan kembali membuat surat edaran terkait pelarangan mudik lokal se-Provinsi Kepri ” ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah di Tanjungpinang, Senin (26/4/2021).

Dikatakan Arif, sebelumnya Pemerintah Provinsi Kepri memberikan izin pelaksanaan mudik Lebaran ke daerah yang berada di Provinsi Kepri atau mudik lokal.

Namun, lanjut Arif melihat kondisi saat ini dimana jumlah kasus COVID-19 di Provinsi Kepri terus meningkat sehingga dikhawatirkan akan terus bertambah pada saat mudik lokal nanti.

“Untuk itu, kita lihat kalau menjelang tanggal 6 kasus COVID-19 relatif menurun mungkin akan kita izinkan kembali namun jika masih meningkat ya kita larang,” tegas Arif.

Sementara itu, dikatakan Arif bagi masyarakat yang tetap akan bepergian ke luar daerah di Provinsi Kepri diwajibkan melakukan tes COVID-19 baik itu G-Nose ataupun rapid test dan swab antigen.

“Keseluruhan daerah tanpa kecuali diwajibkan tes COVID-19, tak hanya ke Anambas Natuna seperti sebelumnya namun ke Lingga, Karimun hingga Batam diwajibkan,” jelas Arif.

“Mulai tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang, semua keberangkatan transportasi laut menggunakan tes Covid, termasuk ke Batam,” kata Arif.

Hal ini lanjut Arif, guna menekan angka penyebaran COVID-19 di Provinsi Kepri. Untuk itu, pihaknya telah meminta Pelindo untuk menyiapkan tes COVID-19 khususnya G-Nose di pelabuhan.

“Hal ini untuk memudahkan masyarakat mendapatkan tes COVID-19 di tempat keberangkatan,” ujar Arif.(mk/mc)

Print Friendly, PDF & Email