Hikmat : Belum Ada Laporan KIPI Gejala Berat Usai Vaksinasi

Plt Kadis Kesehatan Natuna, Hikmat Aliansyah.

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Juru bicara penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, mengatakan, pihaknya belum menerima laporan adanya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) gejala berat program vaksinasi Covid-19 di Natuna.

Vaksinasi tahap I dan II telah diikuti lebih dari 3000 orang. Meliputi masyarakat umum, Layanan publik, TNI-Polri, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kesehatan (Nakes).

“kalau laporan KIPI ringan ya. Artinya kalau disuntik itu dia pusing, mual. Tapi kalau sampai yang harus dirawat belum ada laporan”, ujar Hikmat, Rabu (21/04/2021).

Pria yang juga menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan ini mengatakan, vaksinasi di Natuna menggunakan Vaksin Sinovac dan Astrazeneca.

Kedua jenis vaksin ini diperoleh sesuai dengan kiriman Pemerintah pusat ke Provinsi Kepulauan Riau, kemudian disalurkan ke setiap Kabupaten/Kota.

“yang ada keluhan ringan memang dari astrazeneca, kalau dari vaksin sinovac boleh dikatakan tidak ada. Apalagi sampai penggumpalan darah, bahkan di indonesia pun belum pernah saya dengar”.

Hikmat menyampaikan, vaksinasi sangat penting karena memiliki manfaat lebih besar dibanding resiko efek sampingnya yang rendah.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email