Jawab Pandangan Fraksi, Arif Sebut Perseroda jadi Penggerak Ekonomi

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah dan

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah danWakil Ketua II DPRD Kepri Raden Hari Tjahyono. (F:ist)

TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Pemerintah Provinsi Kepri memastikan akan memperketat seleksi dan pemilihan jajaran direksi dan komisaris Perseroda PT. Pembangunan dan Pelabuhan Kepri.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah mewakili Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad pada rapat paripurna penyampaian jawaban Pemerintah Provinsi Kepri terhadap pandangan fraksi di DPRD Kepri terhadap Ranperda Perusahaan Perseroda PT. Pembangunan dan Pelabuhan Kepri, Selasa (6/4/2021).

Menurut Arif, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas perusahaan Perseroda PT. Pembangunan dan Pelabuhan Kepri, Pemerintah Provinsi Kepri akan merestruktur badan perseroda tersebut.

“Seperti memilih direksi dan komisaris yang berkompeten dan profesional pada setiap perseroda,” tegas Arif.

Arif mengatakan pihaknya akan terus mengawasi dan memperketat pengawasan saat seleksi pada jajaran perusahaan tersebut.

“Hal ini dilakukan agar perusahaan Perseroda PT. Pembangunan dan Pelabuhan Kepri ini akan mampu tumbuh dengan baik,” tegas Arif.

Adapun langkah-langkah yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri, lanjut Arif memperkuat komitmen dalam memajukan dan membangun kedua perusahaan tersebut.

“Pembenahan struktur perusahaan dan organisasi yang menyertai, menghidupkan anak usaha yang jelas menghasilkan profit dan menutup anak usaha yang tidak jelas menghasilkan profit,” ujar Arif.

Dengan begitu, Arif yakin bahwa kedepannya perusahaan di Kepri baik itu PT. Pembangunan dan Pelabuhan Kepri akan mampu menjadi sumber terbesar penyumbang pendapatan di Kepri.

“Seperti pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi di dewan, kami yakin melalui Perseroda kedua perusahaan ini akan mampu menjadi penggerak ekonomi Kepri,” ujar Arif.

Apalagi lanjut Arif ditengah krisis semasa pandemi COVID-19 saat ini. Keberadaan Perseroda PT. Pembangunan dan Pelabuhan Kepri diharapkan mampu menjadi sumber PAD (pendapatan asli daerah) baru di Provinsi Kepri.

“Semoga dengan berubahnya dasar hukum Perseroda PT. Pembangunan dan Pelabuhan Kepri ini, mampu membawa dua perusahaan daerah ini menghasilkan profit oriented yang memperoleh laba dan keuntungan yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kepri,” ujar Arif.

Menurut Arif, nantinya Perseroda PT. Pembangunan Kepri diprioritaskan untuk mengelola sumber daya migas dan investasi lainnya yang mampu mendatangkan profit.

“Sementara untuk Perseroda PT. Pelabuhan Kepri diharapkan mampu fokus pada pengelolaan sumber daya laut, maritim dan kelautan Kepri,” jelas Arif.

Sehingga kedua perseroda di Kepri tersebut mampu menjadi motor penggerak ekonomi Kepri.

“Sehingga nantinya bukan hanya retribusi dan pajak saja sumber PAD Kepri, namun juga dari perseroda ini,” tegas Arif. (mk/mc)

Print Friendly, PDF & Email