Semakin Baik, Kasus Aktif COVID-19 di Kepri Sisa 157 Orang

Ilustrasi. (F:net)

Ilustrasi. (F:net)

TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyatakan jumlah kasus aktif COVID-19 di Provinsi Kepri tinggal 157 orang.

“Sebulan yang lalu, kasus aktif COVID-19 hampir mencapai seribu orang, kemudian mengalami penurunan drastis setelah jumlah pasien yang sembuh cukup tinggi dan jumlah pasien yang tertular relatif sedikit,” kata Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Rabu (3/3/2021).

Kasus aktif COVID-19 tersebut tersebar di Batam 76 orang, Tanjungpinang 24 orang, Bintan 50 orang, Karimun lima orang, dan Natuna dua orang. Sedangkan di Lingga dan Kepulauan Anambas nol kasus COVID-19.

Satgas Penanganan COVID-19 menetapkan empat kabupaten di Kepri yakni Karimun, Lingga, Natuna dan Kepulauan Anambas senagai zona kuning.

“Penurunan kasus aktif sebagai bukti masyarakat tetap konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan karena Kepri belum bersih dari COVID-19,” katanya.

Arif mengemukakan, jumlah pasien COVID-19 di Kepri bertambah hanya enam orang sehingga total jumlahnya sejak pandemi Maret 2020 sampai sekarang menjadi 8728 orang. Penambahan pasien itu terjadi di Batam sebanyak dua orang, dan Bintan empat orang.

Sementara total jumlah pasien di Kepri sejak Maret 2020 sampai sekarang tersebar di Batam sebanyak 5978 orang, Tanjungpinang 1394 orang, Bintan 685 orang, Karimun 421 orang, Lingga 55 orang, Natuna 92 orang dan Anambas 103 orang.

Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah enam orang sehingga menjadi 8350 orang, yang terdiri dari Batam dua orang sehingga menjadi 5750 orang, Tanjungpinang tiga orang sehingga menjadi 1342 orang dan Bintan satu orang sehingga menjadi 618 orang. Sementara total jumlah pasien yang sembuh di Karimun sebanyak 398 orang, Lingga 52 orang, Natuna 88 orang dan Anambas 102 orang.

Jumlah pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 sebanyak 221 orang, tidak ada penambahan hari ini. Pasien yang meninggal dunia karena dipicu COVID-19 di Tanjungpinang 28 orang, Batam 152 orang, Karimun 18 orang, Bintan 17 orang, Lingga tiga orang, Natuna dua orang dan Anambas satu orang. (mk/mc)