Komisi I DPRD Batam Sidak Lokasi Lahan yang menjadi Sengketa di Dapur 12

Rombongan Komisi I DPRD Batam berbincang bersama warga. (F:ist)

BATAM (marwahkepri.com) – Menerima adanya keluhan masyarakat terkait konflik lahan di wilayah Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung di Melati Dapur 12, Komisi I DPRD Batam langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak), Jumat (29/1/2021).

Adapun dugaan konflik lahan yang terjadi antara dua perusahaan, yakni PT. KBS dan PT. JS.

Permasalahan ini sebelumnya juga telah dibawa ke Komisi I DPRD Batam untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP), kini para jajaran Komisi I DPRD Batam meninjau ke lapangan untuk mengetahui persolan yang terjadi.

Dalam sidak itu, rombongan dari Komisi I DPRD Batam adalah Utusan Sarumaha, Safari Rhamadan dan Muhammad Fadli. Mereka disambut oleh warga dan pemilik lahan dari PT. KBS.

Pemilik PT. KBS Ridwan menjelaskan lahan yang sekarang menjadi objek konflik tersebut sudah dikelola sejak tahun 1970. Namun beberapa waktu lalu, BP Batam mengalokasikan lahan tersebut kepada PT. JS.

“Seiring waktu, saya ngurus lahan ini ke BP Batam pada tahun 2013. Lahan itu saya urus untuk membuat kavling. Jadi sekarang sudah saya jual kepada warga,” kata Ridwan, saat menceritakan kronologis kejadian ke rombongan Komisi I DPRD Batam.

Ia mengatakan, lahan itu dijual dalam bentuk kavling yang jumlahnya mencapai 120 unit lebih.

“Jadi sekarang masyarakat menuntut saya, sementara saya sendiri juga punya surat,” jelasnya.

Menerima laporan dari masyarakat anggota DPRD Batam Safari Ramadan menyebutkan bahwa pihaknya sidak untuk melihat akar permasalahan.

“Kedatangan kita untuk melihat langsung persoalan di lapangan,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Utusan Sarumaha, bahwa pihaknya akan membantu masyarakat sesuai dengan tupoksinya menampung aspirasi masyarakat.

“Kita akan berdiri bersama masyarakat, jadi kita minta kepada masyarakat agar menghindari konflik,” kata Utusan.

“Dalam waktu dekat kita akan agendakan RDP bersama kedua belah pihak dan pihak terkait untuk mencari solusi,” imbuhnya. (mk/kum)

Print Friendly, PDF & Email