Ini Keberhasilan yang Diraih Kejari Karimun selama Tahun 2020

Suasana jumpa pers yang digelar Rabu (16/12/2020). (F:ist)

Suasana jumpa pers yang digelar Rabu (16/12/2020). (F:ist)

KARIMUN (marwahkepri.com) – Kepala Kejaksaan Negeri Karimun Rahmad Azhar, SH., MH memaparkan keberhasilan yang diraih Kejari Karimun selama tahun 2020 dalam jumpa pers yang digelar Rabu (16/12/2020).

“Untuk pertama kali di Indonesia di tahun 2020 pada saat pandemi COVID-19, melalui bidang tindak pidana umum Kejaksaan Karimun telah melakukan sidang secara online demi mempercepat kinerja kejaksaan dan proses hukum terhadap para terdakwa,” katanya.

Dan juga tambahnya, untuk pertama kali di Indonesia telah melakukan penuntutan atas kasus kabel bawah laut, yang mana Kejaksaan Negeri Karimun mendapatkan penghargaan dari Asosiasi Kabel Bawah Laut Indonesia (AKLI) pada bulan Juli lalu di Jakarta.

Yang paling menarik jelasnya lagi, di wilayah hukum Kepri, Kejaksaan Negeri Karimun pertama kalinya melakukan restorative justice yaitu proses pemulihan keadaan seperti semula bagi si korban kejahatan tanpa melalui proses persidangan atau perdamaian.

Dengan pelaku bernama Safrizal alias Yovi bin Yovi dan korban Sofyan bin Narawi.

“Adapun pasal yang diterapkan adalah 335 ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal 1 tahun penjara,” tuturnya

Sedangkan tindak pidana umum telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari pengadilan. Dimana sebanyak 182 masih dalam tahap 2 dan 132 telah selesai.

Untuk bidang perdata dan tata usaha negara sendiri selama periode 2020 telah berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp. 300,5 juta.

“Kemudian 50 BPJS ketenagakerjaan dan 50 SKK BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Sementara itu, bidang barang bukti telah melaksanakan pemusnahan Amonium Nitrate (bahan peledak) sebanyak 530,7 ton yang dilaksanakan dengan baik. (MK/Fery)

Print Friendly, PDF & Email