Geger, IRT di Lingga jadi Korban Pencurian, Warga: Uang itu untuk Makannya Sehari-hari

Ilustrasi, (f.ist)

Ilustrasi, (f.ist)

LINGGA (marwahkepri.com) – Warga ibu kota Kabupaten Lingga saat ini sedang marak dihebohkan dengan kabar tindak kejahatan pencurian.

Hal ini dibuktikan dengan adanya seorang ibu rumah tangga (IRT) jadi korban pencurian ketika sedang berkunjung ke sebuah rumah kos – kosan di permukiman Jln. Kampung Gelam, Kelurahan Daik, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Aksi pencurian yang terjadi pada, Rabu (02/12/2020) pukul 20.30 WIB tersebut. Pelaku berhasil meraib sebuah tas bergantung di atas sepeda motor yang dimana berisikan uang tunai bernilai Rp.600 ribu.

Menurut keterangan warga setempat, korban saat itu sedang melakukan kunjungan ke rumah salah satu temannya bersama anaknya. Saat tiba di lokasi korban terlupa membawa dompet yang tergantung di atas sepeda motor miliknya.

“Die cakap sebelumnya tak pernah hilang kalau di gantung di atas motor tu, tapi entah kenapa hari ni bise jadi macam tu, tapi pencuri tu sempat pula manggil sebelum ngambek tas, pas si korban mau keluar, lame sangat mungkin. Jadi pencuri lansung lah bawa tas korban tu lari,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menirukan perkataan korban.

Saat ditanyai ciri – ciri dari pelaku pencurian, ia mengungkapkan kurang memperhatikan dengan jelas. “Kami kurang jelas juge pelaku tu macam mane muka dia, tapi yang jelas die (pelaku) pakai motor besar warna merah, terus rambut die panjang, soalnya die sudah ngambek tu, lansung laju bawa motor,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, uang yang telah raib dicuri itu, merupakan untuk biaya hidup si korban, dengan telah hilang uang itu korban hanya bisa pasrah, sedih dan berdiam diri.

“Kasian nengok dia (korban), malahan itu untuk makan sehari-hari, namun lepas tu jumpa lah dompetnya di jembatan kampung mentok, tapi duit dah tak ada lagi, cuma tinggal kartu tanda pengenal,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, diharapkan untuk masyarakat Lingga untuk lebih berhati-hati dalam meninggalkan barang – barang berharga ataupun lengah di atas sepeda motor. (Mk/Willy)