Meja Judi Ikan Diseruduk Kades dan Pemuda, Kapolsek Mandau Siap Lidik dan Tindaklanjuti

Suasana penggerebekan meja judi ikan, Selasa (14/4/2020). (F:ist)

Suasana penggerebekan meja judi ikan, Selasa (14/4/2020). (F:ist)

BENGKALIS (marwahkepri.com) – Kepala Kepolisian Sektor Kecamatan Mandau, Kompol Arvin Hariyadi menegaskan, siap melaksanakan penyelidikan dan menindaklanjuti terkait Kepala Desa dan Pemuda Duri 13 yang menemukan sejumlah rumah diduga tempat judi ikan.

“Temuan meja diduga judi ikan segera dilidik dan ditindaklanjuti,” tegasnya singkat via WhatsApp, Kamis (16/04/2020) siang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Bumbung, Amiruddin SH beserta perangkatnya, Karang Taruna, kepala dusun dan tokoh pemuda Duri 13, Andika Putra Kenedi ST dan Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatam Bathin Solapan, menyeruduk sejumlah rumah yang diduga dijadikan ajang judi ikan, Selasa (15/04/2020).

Hal ini dilakukan karena Pemdes Bumbung sudah gerah terhadap aksi penyakit masyarakat (pekat) yang dinilai merusak moral generasi penerus bangsa.

“Kita minta kepada pemilik meja judi ikan segera mengosongkan dan menghentikan aksi permainan ini. Kami berikan waktu selama tiga hari. Kalau tidak, masyarakat yang bakal turun tangan mengosongkannya. Kami ingin kampung ini terbebas dari meja judi ikan ini,” tegas Andika didampingi Kades Bumbung.

Kepala Desa Bumbung, Amiruddin SH saat dikonfirmasi awak media membenarkan inspeksi mendadak (sidak) pihaknya beserta karang taruna, pemuda dan tiga kadus dilingkungannya tersebut.

“Kita beri tenggang waktu tiga hari. Tetap membandel, kita angkat meja yang meresahkan masyarakat itu ke kantor desa. Siapapun beking dibelakangnya, kita tidak takut. Intinya lingkungan desa mesti bersih dari aksi pekat, apalagi jelang masuknya bulan ramadan,” sebutnya. (Team/Siboroto)

Print Friendly, PDF & Email