Dianggap Sarang Pekat, Kades Bumbung dan Pemuda Duri 13 Geruduk Tempat Meja Judi Ikan

Suasana penggerebekan meja judi ikan, Selasa (14/4/2020). (F:ist)

Suasana penggerebekan meja judi ikan, Selasa (14/4/2020). (F:ist)

BENGKALIS (marwahkepri.com) – Gerah akan aksi penyakit masyarakat (pekat) yang dianggap merusak moral generasi penerus bangsa, Kepala Desa Bumbung, Amiruddin SH beserta perangkatnya, karang taruna, kepala dusun dan tokoh pemuda Duri 13, Andika Putra Kenedi ST dan Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatam Bathin Solapan serempak menggeruduk sejumlah rumah yang dijadikan ajang judi, Selasa (15/04/2020) sekira pukul 10.00 WIB.

“Kita minta kepada pemilik meja judi ini agar mengosongkan aksi permainan ini dan kami berikan waktu selama tiga hari, jika tidak masyarakat yang akan mengosongkannya. Kami ingin kampung ini terbebas dari meja judi ini,” ujar Andika didampingi Kades Bumbung.

Dikatakan Andika, pihaknya telah mendapatkan laporan tersebut namun pemilik meja judi ikan itu tak peka akan kegusaran masyarakat.

“Kami tak takut siapapun yang membeking aksi judi ini, kami hanya takut dengan Allah SWT. Tercatat ada enam tirik rumah warga yang dijadikan arena permainan ini,” paparnya.

Terpisah, Kepala Desa Bumbung, Amiruddin SH saat dikonfirmasi membenarkan ispeksi mendadak (sidak) pihaknya beserta karang taruna, pemuda dan tiga kadus di lingkungannya tersebut.

“Kita beri tenggang waktu tiga hari. Jika tetap membandel, kita akan angkat meja yang meresahkan masyarakat itu ke kantor desa. Siapapun beking dibelakangnya, kita tidak takut. Yang penting lingkungan desa ini bersih dari aksi pekat, apalagi jelang masuknya ramadan,”tegasnya. (Siboroto)

Print Friendly, PDF & Email