Pemkab Karimun dan Pemkab Meranti Teken Dua Perjanjian Kerjasama

Berfoto bersama. (F:ist)

Berfoto bersama. (F:ist)

KARIMUN (marwahkepri.com) – Pemerintah Kepulauan Meranti dan Pemerintah Kabupaten Karimun menandatangani dua kesepakatan bersama di bidang kesehatan dan kependudukan, Kamis (6/2/2020) bertempat di Gedung Nasional.

Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir menegaskan, sejatinya kerjasama di bidang kesehatan sudah berlangsung sejak delapan tahun lalu. Yakni antara Pemerintah Kepulauan Meranti dengan RSUD Muhammad Sani.

Kerjasama dilakukan mengingat, kedekatan jarak tempuh ke Karimun dengan warga yang menetap di bagian timur Kepulauan Meranti. Seperti daerah Sungai Tohor, Rangsang, maupun Selatpanjang.

“Kalau harus ke Bengkalis, jarak tempuh cukup jauh. Makanya kami harapkan dari kerjasama dengan RSUD, bisa menekan biaya warga Meranti yang berobat sekaligus mendapatkan pelayanan maksimal,” ujar Irwan.

Bahkan untuk meringankan biaya pengobatan warga Meranti selama di Karimun, Pemerintah Kepulauan Meranti pun telah membangun rumah singgah.

“Pembangunan rumah singgah sebagai bagian dari misi kemanusiaan. Artinya, rumah singgah terbuka untuk siapapun pun. Tidak hanya warga Meranti tapi terbuka juga bagi warga Moro, Kundur dan sekitar Pulau Karimun besar,” jelasnya.

Untuk kerjasama di bidang kependudukan, Irwan melihat masih banyak warga Meranti yang kesulitan dalam pengurusan proses administrasi kependudukan. Padahal warga Meranti sudah banyak yang beranak pinak di Bumi Berazam.

“Dengan kesepakatan kerjasama ini, bisa diberi kemudahan proses administrasi kependudukan bagi warga Meranti,” pinta Irwan Nasir.

Sementara itu Bupati Karimun Aunur Rafiq mengapresiasi apa yang dilakukan Bupati Kepulauan Meranti. Mengingat di akhir masa jabatan sebagai kepala daerah, masih sempat memikirkan dan peduli dengan masyarakat Meranti. Dan perjanjian kerjasama ini tambahnya sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Karimun terhadap apa yang bisa diberikan atau dibantu untuk warga Meranti.

“Jangan ragu Pak Irwan. Alat-alat medis di RSUD sudah memadai. Bahkan RSUD juga sudah memiliki 32 spesialis,” ujar bupati.

Pun untuk proses administrasi kependudukan, Pemerintah Karimun katanya siap membantu.

“Adanya dua kesepakatan ini, kami pun meminta kepada Bupati Meranti untuk membantu warga Karimun yang ada di Kepulauan Meranti,” tuturnya. (mk/bp)

Print Friendly, PDF & Email