Wan Zuhendra Jadi Inspektur Upacara HUT Kepri Ke-17

Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra bertindak sebagai inspektur upacara HUT Kepri Ke-17 yang digelar di Hamalan Kantor Bupati KKA, Pasir Peti, Selasa (24/9)2019). (F:SES)

Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra bertindak sebagai inspektur upacara HUT Kepri Ke-17 yang digelar di Hamalan Kantor Bupati KKA, Pasir Peti, Selasa (24/9)2019). (F:SES)

ANAMBAS (marwahkepri.com) – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) bersama seluruh jajaran pejabat eselon II, III dan IV menggelar upacara peringatan HUT Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ke-17 di halaman Kantor Bupati Pasir Peti, Selasa (24/09)2019).

Dalam memperingati hari jadi Kepri seluruh peserta upacara pun mengenakan baju kurung melayu dengan ragam warna-warni memenuhi lapangan upacara.

Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan sambutan tertulis Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto.

Ia menyatakan bahwa sejak Undang–undang Nomor 25 Tahun 2002 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau ditetapkan pada tanggal 24 September 2002, tanpa terasa 17 tahun sudah usia Provinsi Kepulauan Riau.

“Kita semua sangat memaklumi bahwa pembentukan Provinsi merupakan keinginan dan harapan dari seluruh lapisan masyarakat Kepulauan Riau pada saat itu, melalui suatu perjuangan yang panjang dan melelahkan, yang mengorbankan tenaga, pikiran, harta, jabatan dan lain sebagainya,” sebut dia.

“Dalam perjalanan pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan selama 17 tahun Provinsi Kepri berdiri sudah banyak hal yang kita capai. Namun kedepan lebih banyak lagi yang harus kita lakukan untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks dan dinamis. Untuk maksud tersebut, kita telah merumuskan rencana pembangunan yang inklusif, holistik, tematik, dan spasial sehingga mampu mewujudkan ”Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu yang sejahtera, berakhlak mulia, ramah lingkungan dan unggul di bidang maritime,” tambahnya lagi saat membacakan sambutan tertulis Plt. Gubernur Kepri tersebut.

Diketahui adapun beberapa bidang prioritas pembangunan telah disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2016-2021, antara lain yakni, bidang infrastruktur, perhubungan, kelautan dan perikanan, pendidikan, kesehatan, bidang pariwisata, bidang pengentasan kemiskinan, dan juga bidang lingkungan hidup.

Selain itu juga, hal lain selama 17 tahun terbentuknya Provinsi Kepulauan Riau telah membuahkan berbagai hasil yang menggembirakan yang tercermin dari membaiknya tingkat pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dari 2 persen pada tahun 2017 menjadi 4,56 persen pada tahun 2018.

“Keberhasilan ini diikuti oleh semakin membaiknya beberapa indikator makro pembangunan, seperti majunya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), meningkatnya kondisi kesejahteraan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan PDRB Perkapita, menurunnya gini rasio, berkurangnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), menurunnya tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk miskin, dan terjaminnya kualitas kesehatan serta kualitas pendidikan,” jelas Wan Zuhendra.

Upacara bersama ini dihadiri forum koordinasi pimpinan daerah, para asisten, para staf ahli, kepala badan, kepala dinas, kepala bagian, camat, lurah/kades dan instansi, ketua tim penggerak PKK, pimpinan instansi vertikal, satuan kerja dan perwakilan lembaga daerah dan diikuti oleh seluruh ASN dalam ruang Lingkup Pemerintah KKA. (SES)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.