Bank Sampah jadi Pusat Perhatian dalam Gelaran MTQ ke-44 Tingkat Kabupaten Bengkalis

Ketua bank sampah Lambas Hutabarat berfoto di stand miliknya dalam gelaran MTQ ke-44 tingkat Kabupaten Bengkalis, Rabu (25/9/2019). (F:Chandra)

Ketua bank sampah Lambas Hutabarat berfoto di stand miliknya dalam gelaran MTQ ke-44 tingkat Kabupaten Bengkalis, Rabu (25/9/2019). (F:Chandra)

DURI (marwahkepri.com) – Ratusan orang warga Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis mengunjungi pameran bank sampah dalam acara MTQ ke-44 tingkat Kabupaten Bengkalis yang diadakan di Kecamatan Mandau pada Rabu (25/9/2019).

Sebagian dari masyarakat yang mengunjungi stand dari bank sampah tersebut ingin mengetahui cara pembuatan kerajinan tersebut disebabkan barang-barang yang dipamerkan dalam pameran tersebut unik. Sementara sebagian dari masyarakat lainnya ada juga yang membeli hasil kerajinan bank sampah tersebut.

Ketua bank sampah Lambas Hutabarat menceritakan bahwa bank sampah yang beralamat di jalan Bhakti RT 02 RW 16, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau sudah berdiri dari tahun 2012 tetapi secara kelembagaan terdaftar mulai tahun 2015.

“Serta mendapatkan bantuhan pembinaan dari Chevron, kemudian kami melakukan pelatihan-pelatihan dan membentuk kelompok juga melakukan kegiatan studi banding,” ucapnya.

Bank sampah juga katanya, dapat mendidik dan melatih ibu-ibu supaya bisa berkarya. Yang mana sampah dapat mempunyai nilai sehingga nantinya sampah-sampah itu dapat dimanfaatkan kembali menjadi bentuk kreasi dan kreatif.

“Akan tetapi prinsip utamanya dari bank sampah ini adalah bagaimana caranya merubah sifat masyarakat dari membuang sampah menjadi mengelolah sampah dan sampah tidaklah menjadi suatu  permasalahan tetapi sampah dimanfaatkan menjadi  uang rupiah,” tambahnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP. M.SI yang mana telah memberikan kami kesempatan untuk ikut serta dalam bazar MTQ ke-44 tingkat Kabupaten Bengkalis yang diadakan di Kecamatan Mandau ini.

“Yang mana kami dapat kesempatan bersosialisasi  melalui pameran Ini kepada masyarakat Duri sehingga program bank sampah semakin dikenal masyarakat, ” katanya.

“Jadi kami juga mengimbau kepada masyarakat janganlah khawatir dengan sampah, marilah kita jadikan sampah menjadi barang yang berharga dan janganlah membuang sampah sembarangan tetapi jadikanlah sampah menjadi barang yang bermanfaat apabila dikelola dengan baik,” tuturnya. (Chandra)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.