Masjid Agung Sultan Mahmud Riayat Syah Resmi Digunakan

Jemaah berlalu lalang memadati jalanan saat peresmian Masjid Agung II Sultan Mahmud Riayat Syah di Tanjung Uncang

Jemaah berlalu lalang memadati jalanan saat peresmian Masjid Agung II Sultan Mahmud Riayat Syah di Tanjung Uncang

BATAM (marwahkepri.com) – Setelah lama ditunggu-tunggu, akhirnya Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah sah diresmikan oleh Menpan RB, Syafrudin pada Jumat (20/9/2019) menggantikan Jusuf Kalla yang berhalangan untuk menghadiri dan meresmikan masjid terbesar se Sumatera itu. Jusuf Kalla batal datang ke Batam karena ada rapat bersama PBB.

Dalam peresmian itu, Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan awal pembangunan itu dilakukan bukan tanpa alasan, jauh sebelum dia menjabat sebagai Walikota Batam, dia pernah berkunjung kedaerah Tanjung Uncang pada hari Jumat, kemudian dia melihat rata-rata karyawan galangan kapal yang sholat jumat disana cepat selesainya dan terkesan buru-buru.

Hal itu membuat tanda tanya pada Rudi, akhirnya dia menelusuri penyebab kenapa karyawan selalu teburu-buru pulang setelah selesai sholat Jumat, akhirnya dia mendapat jawaban yang akhirnya membuat mantan DPRD Batam ini untuk berencana mendirikan masjid didaerah Tanjung Uncang, Batuaji.

“Ternyata masjid dengan tempat mereka bekerja cukup jauh dan mereka takut terlambat masuk kerja,”cerita Rudi dihadapan ribuan Jemaah yang hadir.

Kehadiran masjid ini diharapkan Rudi akan menjadi destinasi wisata religi yang baru di Batam sehingga bisa menunjang UMKM dan perekonomian sekitarnya seperti Batuaji, Sagulung dan Tanjung Uncang.

Mesjid yang dibangun tahun 2017 lalu ini dibanjiri oleh lautan manusia dari berbagai daerah, bukan hanya dari Batam dan luar kota saja, tetapi dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Brunei dan Thailand pun hadir. Semua Jemaah terlihat kompak memakai pakaian serba putih.

Peresmian dikemas dengan tabligh Akbar Kemilau Muharam 1441 Hijriah. Dua penceramah kondang Ustaz Abdul Somad dan Ustadz Mohammad Kazim bin Elias dari Malaysia dihadirkan.

Masjid ini di hiasi dengan 8 unit payung membran dengan tinggi 17 meter luas setia payung membran 25×25 meter.

Area payung membran memiliki luas 54×108 Meter (5.838 meter persegi) dan mampu menampung 8.100 jamaah dibawahnya.

Majid Mahmud Riayat Syah juga hiasi denga 9 kubah dimana kubah utama berjumlah 1 buah dengan ukuran 46,42 M, jubah gendong masjid tersebut berjumlah 4 buah denga ukuran masing masing 13,5 Meter dipercantik dengan 4 buah kubah kecil dengan ukuran masing-masing kubah 10,64 Meter.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.