Polda Kepri Amankan 15 Tersangka terkait Karhutla

Suasana konferensi pers terkait penanggulangan kabut asap di Kepri yang digelar di Graha Kepri, Kota Batam, Selasa (18/9/2019). (F:ist)

BATAM (marwahkepri.com) – Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Rustam Mansyur S.IK menyatakan bahwa Polda Kepri telah menangani 15 kasus terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kepri.

Dari 15 kasus, katanya diamankan juga 15 orang tersangka. Adapun motif para tersangka sebagian besar yang dilakukan adalah dengan melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, hal ini dilakukan oleh perorangan. .

“Dihimbau juga kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan atau kebun dengan cara membakar mengingatkan sanksi hukum yang berat dengan ancaman hukuman 10 tahun, 12 tahun sampai dengan 15 tahun penjara sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Undang-undang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan dan ancaman Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” katanya saat konferensi pers terkait penanggulangan kabut asap di Kepri bertempat di Graha Kepri, Kota Batam, Selasa (18/9/2019).

Sementara itu, Kabid Humas Kombes Pol S Erlangga menyampaikan dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polda Kepri, TNI dan stakeholder terkait telah mengadakan rapat koordinasi pada tanggal 15 Agustus yang lalu.

Hasil dari rapat tersebut katanya telah dibentuknya Satgas Karhutla yang terdiri dari personil TNI-Polri dan stakeholder terkait, hingga kejajaran Polres telah tergelar Posko Penanggulangan Karhutla dengan melakukan upaya pencegahan seperti patroli daerah rawan karhutla, sosialisasi, pemasangan spanduk himbauan dan melakukan pemadaman titik lokasi kebakaran.

“Dari upaya pencegahan, yang pada bulan Agustus terdapat 117 lokasi rawan karhutla dapat diturunkan menjadi 10 titik hotspot dari pantauan pada hari ini,” katanya.

Sedangkan dalam penanganan kabut asap, tambahnya Polda Kepri dan jajaran telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, jajaran kabupaten dan kota untuk menggelar posko-posko kesehatan dan pembagian masker kepada masyarakat. (ril)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.