Lingga Tampilkan Produk Unggulan di Festival Kelapa Internasional ke-3

(ist)

(ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK) bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Karang Asem, Provinsi Bali menggelar Festival Kelapa Internasional ke-3 yang dimulai pada tanggal 14 hingga 17 September 2019. Lokasi yang dipilih tidak tanggung-tanggung, yakni di Taman Ujung Sukasada (Sukasada Water Palace) yang merupakan salah satu objek wisata utama di Kabupaten Karang Asem.

Festival Kelapa ini merupakan ajang pertemuan para pelaku bisnis, asosiasi anggota KOPEK, petani, pengrajin industri kelapa, akademisi, duta besar negara sahabat dan para pengusaha dari Hainan Cina, India, Sri Lanka, Balipalma, dari Kementerian Pertanian, serta dari Coconot Research Centre University of Muhammadiyah Purwokerto.

Memandang pentingnya acara ini, Bupati Lingga, H.Alias Wello, S.IP., M.Tr.IP., memimpin langsung rombongan sebanyak 20 orang yang terdiri dari OPD Pariwisata, Pertanian, Disperin-UKM, PTSP, Kominfo dan Humas, Dekranasda dan PKK serta memberikan briefing sebelum keberangkatan untuk menyukseskan acara ini.

Alias Wello juga mengharapkan agar potensi-potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Lingga, khususnya ‘Empat Azam Lingga’ di bidang pertanian, perikanan, peternakan dan pariwisata, memiliki peluang untuk diminati oleh pelaku usaha maupun investor, demi percepatan pembangunan Lingga kedepan.

“Harapan kita, pada ajang bergengsi ini akan melahirkan berbagai kerjasama, baik dalam negeri dan luar negeri,” harapnya.

Setelah itu, pada pameran Festival Kelapa yang diikuti sebanyak 40 stand dari berbagai Kabupaten/Kota, Asosiasi dan lain sebagainya, Pemkab Lingga mengambil bagian dengan menampilkan produk unggulan serta potensi daerah, dengan menampilkan produk dari sentra IKM kelapa.

“Diantaranya adalah tempurung, sabut kelapa, sampai kepada Batik Lingga yang memiliki motif dan corak khas kearifan lokalnya, ” ujar Wello Sapaan akrab marwahkepri. Com.

Sementara Bupati Karang Asem I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos, M.AP menyampaikan bahwa pemerintahan Kabupaten Karang Asem dan seluruh warga masyarakatnya mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta dan delegasi yang telah hadir, Tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk membangun sinergitas antara bidang pertanian dan pariwisata.

“Kami mengharapkan agar potensi-potensi yang kami miliki saat ini bisa lebih dikenal di tingkat nasional dan internasional, sehingga bisa melahirkan berbagai kerjasama, demi kemajuan kita bersama, ” ujarnya.

Kegiatan ini mengusung brand “The Spirit of Bali” dan dengan spirit, tersebutlah diharapkan akan menjadi icon Karang Asem sebagai pusat spiritual Bali, terutama dengan keberadaan Gunung Agung dan Pura Besakih. Kegiatan ini mengangkat tema ‘Kalpareksa’ yang memiliki makna kelapa adalah pohon kehidupan.

Diketahui, saat pembukaan dihadiri oleh Ketua KOPEK, Menteri Industri, Perdagangan dan Investasi Wilayah Otonomi Khusus Zanzibar – Tanzania, delegasi negara sahabat lainnya, Sekjen HTI dan Ketua DPRD Kabupaten Karang Asem, serta Bupati yang tergabung dalam KOPEK. (MK/Wly)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.