Wello Siap Jalinkan Kerjasama di Bidang Industri Kelapa

(ist)

(ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK) melakukan pertemuan di taman Soekasada Ujung, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Kegiatan yang dipimpin oleh Prof.DR.Ir. Nelson Pomalingo,M.Pd sepakat untuk menjalin kerjasama di bidang industri kelapa, Sabtu (14/09/2019).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lingga, H.Alias Wello, S.IP., M.Tr.IP., mengatakan bahwa Kabupaten Lingga sangat membuka diri untuk semua investasi, bahkan ia memastikan telah menyiapkan sejumlah kemudahan mulai dari kemudahan perizinan, hingga berbagai pelayanan yang sifatnya bebas biaya.

“Saat ini tidak ada lagi bangsa yang bisa bergerak sendiri menuju kemandirian. Artinya untuk mencapai bangsa yang unggul, kita harus menjalin kerjasama hulu dan hilir, menguasai teknologi dan informasi, serta menguasai pangsa pasar yang baik. Sehingga kita bisa membangun sinergitas menuju bangsa yang mandiri,” kata Wello yang juga merupakan Wakil Ketua KOPEK.

Setelah itu, Wello berani menawarkan kesempatan besar bagi semua pihak untuk datang berinvestasi. Tidak sampai disitu, ia juga berharap dengan adanya pertemuan pada hari ini, bisa menelurkan sebuah kerjasama, baik itu kerjasama dalam negeri, maupun kerjasama luar negeri.

“untuk mencapai bangsa yang unggul, kita harus menjalin kerjasama hulu dan hilir, menguasai teknologi dan informasi, serta menguasai pangsa pasar yang baik. Sehingga kita bisa membangun sinergitas menuju bangsa yang mandiri,” jelasnya.

oleh sebab itu, dia berharap dengan adanya kerjasama nantinya, kedua belah pihak bisa memiliki pangsa pasar bersama yang akan diolah bersama sehingga mampu menjadi keuntungan bersama.

“Kalau kita menjalin kebersamaan, dengan persaingan usaha yang sehat, berbagai produk unggulan yang kita hasilkan dari masing-masing negara bisa menjadi tumbuh dan besar bersama.” harapnya.

Tak diragukan lagi, sudah sejak lama kelapa memiliki potensi yang sangat luar biasa positif di Indonesia.Tak ada satupun bagian daripadanya yang tidak bisa dimanfaatkan, tak heran jika pohon seribu manfaat ini memiliki pangsa pasar yang besar serta bernilai ekonomi tinggi, baik di dalam, maupun di luar negeri.

Dalam pertemuan internal KOPEK bersama delegasi dari negara sahabat Tanzania, turut hadir Wakil Ketua KOPEK, H.Alias Wello, S.IP., M.Tr.IP., yang jua merupakan Bupati Kabupaten Lingga, salah satu anggota KOPEK. Selain itu, tampak hadir 24 utusan lainnya baik dari delegasi dari negara sahabat, maupun dari para anggota KOPEK sendiri. (MK/Wly)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.