Pers Natuna Ikut Berkomitmen Lestarikan Hutan Mangrove

Penanaman bakau di Pian Tanggal, Sebala, Desa Batu Gajah.

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Sejumlah insan Pers Natuna tergabung di organisasi Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), berpartisipasi dalam kegiatan penananam bibit bakau di Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur.

Penanaman secara simbolis di Dusun II Pian Tanggal, melibatkan Wartawan dan berbagai unsur lainnya seperti TNI AD, Dinas Lingkungan Hidup, BPD, Pemuda dan Tokoh masyarakat setempat.

Usai penanaman bibit bakau, dilaksanakan penandatanganan bersama untuk menjaga lingkungan dan melestarikan hutan mangrove di wilayah Desa Batu Gajah.

Untuk menambal kerusakan hutan mangrove, telah disiapkan bibit sebanyak 21.400 batang. Merupakan hasil kerja Kelompok Kebun Bibit Rakyat “Sukur Jadi”.

Ilyas, Ketua kelompok KBR Sukur Jadi mengatakan, pembuatan bibit mangrove ini dilaksanakan pada awal Maret 2019. KBR merupakan program pemerintah, melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Program ini diberikan kepada masyarakat untuk dikelola secara swakelola. Untuk Natuna terdapat 6 Poktan penghijauan lingkungan, diantaranya 4 kelompok pembibitan mangrove dan 2 kelompok pembibitan kayu hutan lindung.

Ilyas menjelaskan, Poktan Sukur Jadi melestarikan dua jenis tanaman bakau, yakni spesies Rizhopora Mucronata dan spesies Rizhopora Apiculata.

Pihaknya menargetkan 5.250 untuk spesies Rizhopora Mucronata, namun hanya terealisasi sebanyak 5.175 batang. Sedangkan jenis Rizhopora Apiculata terealisasi 16.225 batang.

“Sebenarnya kita menargetkan sebanyak 22.000 batang. Akan tetapi hanya dapat direalisasikan 21.400 batang mangrove saja. Dan ini sudah siap ditanam mengganti bakau yang telah rusak”.

Hadir pada kesempatan itu, Pasi Intel Kodim 0318 Natuna, Kapten (Inf) Narta, Kepala Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (KPHP) Unit V Natuna, Tri Susilo.

(Red)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.