Kapal “Tua” Bukit Raya Kembali Alami Kerusakan

KM.Bukit Raya (foto:int).

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Masyarakat Kepulauan Riau pengguna jasa transportasi laut, terpaksa harus mencari alternatif lain. Menyusul rusaknya kapal penumpang KM Bukit Raya, belum lama ini.

Kapal handalan masyarakat kepulauan ini, mengalami kerusakan untuk kesekian kalinya. Terakhir, diketahui kesusahan nyandar di pelabuhan Selat Lampa, Kabupaten Natuna.

Perwakilan Pelni di Natuna, Dani mengatakan, Bukit Raya mengalami kerusakan baling-baling bagian depan. Tanpa perangkat tersebut, kapal susah nyandar di pelabuhan.

“Baling baling depannya yang di peruntukan sandar atau diistilahkan BT, terkena jaring nelayan di sungai kapuas Pontianak kemarin. Tanpa BT untuk sandar susah”, ujar Dani kepada Marwahkepri.com, Jumat (13/09/2019).

Akibatnya, transportasi buatan Jerman tersebut direncanakan masuk kandang mulai 15 September. Tepatnya di galangan kapal Cilegon, Provinsi Banten.

“Benar bang, tgl 15 rencana masuk dock di galangan kapal di Celegon”, sebutnya.

Sejauh ini, pihaknya belum mengetahui mengenai kapal pengganti sementara. Karena masih dalam penanganan divisi teknik pusat.

KM.Bukit Raya saat ini sudah berusia 25 tahun, salah satu dari 24 kapal Pelni yang diproduksi galangan kapal Meyer, Papenberg, Jerman.

Berbobot 6.000 Gross Ton, Bukit Raya diproduksi pada tahun 1994, dengan kapasitas 970 penumpang.

(Red)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.