Kendati Dilanda Kabut, Puskesmas Ranai Sepi Pasien Ispa

Kepala Puskesmas Ranai, Nazri berada di loket pendaftaran.(foto:int)

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Kabut asap kiriman dari provinsi tetangga, wajib diwaspadai. Pasalnya, lama kelamaan bakal berpengaruh buruk terhadap kesehatan masyarakat.

Dampak buruk paling rentan menyerang manusia yakni penyakit infeksi saluran pernapasan atau biasa disebut ispa. Diasamping itu, menghirup udara tercemar asap juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan lainnya.

Kendati Natuna sudah dilanda kabut asap sejak beberapa pekan belakangan ini, namun tidak ada peningkatan pasien penderita ispa, khususnya di Ranai dan kecamatan disekitarnya.

Demikian disampaikan Kepala Puskesmas Ranai, Nazri, usai melaksanakan kegiatan bagi-bagi 1.500 masker kepada pengendara, Rabu sore (11/09/2019), di simpang empat masjid Jamik, Ranai.

“Sampai saat ini memang belum ada peningkatan secara signifikan terhadap pasien inspeksi saluran pernafasan (batu-batuk dan flu) yang kita tangani di Puskesmas”.

Lanjutnya, kalaupun meningkat, persentase peningkatannya masih 0.5 persen.

“Sejauh ini belum ada peningkatan pasien penderita penyakit ispa, normal-normal saja. Kalaupun meningkat, persentasenya 0.5 persen”.

Nazri berharap, dengan pembagian masker ini, dapat memberikan contoh agar supaya masyarakat perduli terhadap kesehatannya, dan jangan lupa menggunakan masker, apabila musim kabut seperti sekarang.

“Pembagian masker ini tidak mewakili seluruh masyarakat, hanya sebagian kecil, dengan harapan membuat contoh kepada yang lain tentang pentingnya penggunaan masker, dalam kondisi saat ini”, ujar Nazri.

(Red)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.