Dinas PUPR Provinsi Kepri Pertanyakan Ketahanan Pondasi Jembatan 2 Pulau Dompak

Jembatan II Dompak, Kota Tanjungpinang. (F:hum)

Jembatan II Dompak, Kota Tanjungpinang. (F:hum)

TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Provinsi Kepri akan meminta keterangan dari perusahaan konsultan yang merancang pembangunan Jembatan 2 Dompak. Pasalnya ketahanan pondasi Jembatan 2 Pulau Dompak dipertanyakan.

“Pusat Jembatan dan Jalan Kementerian PUPR hanya meneliti kerusakan pondasi jembatan, dan menyebabnya, tidak sampai pada ketahanan jembatan,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kepri, Hendrija, Sabtu (7/9/2019).

Hendrija mengemukakan tiang pondasi Jembatan 2 Pulau Dompak sebanyak 234 unit. Seluruh tiang pondasi mengalami kerusakan, namun tingkat kerusakannya berbeda-beda.

Empat tiang jembatan dalam kondisi putus, sementara 51 tiang korosi, dan sisanya keropos.

“Kalau dibiarkan tentu berbahaya,” ucapnya.

Jembatan itu, kata dia dibuka sementara untuk kendaraan roda dua, namun tidak boleh konvoi. Kebijakan itu diberlakukan untuk membantu warga setempat, yang mengeluh sejak jembatan itu ditutup. Namun warga diminta tetap waspada.

“Jembatan dijaga ketat, meski motor sudah diperbolehkan melewati jembatan tersebut,” katanya.

Seperti diketahui sejak awal bulan Agustus 2019, Jembatan II Dompak mulai ditutup lantaran rusak di beberapa bagian. (mc)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.