Asian Agri Grup jadi Perusahaan dengan Kasus Perselisihan dengan Karyawan Terbanyak di Kabupaten Pelalawan

Kabid Hubungan Industri dan Syarat-syarat Kerja, Iskandar M.Si saat ditemui awak media ini di ruang kerjanya, Senin (19/8/2019). (F:Sona)

Kabid Hubungan Industri dan Syarat-syarat Kerja, Iskandar M.Si saat ditemui awak media ini di ruang kerjanya, Senin (19/8/2019). (F:Sona)

PELALAWAN (marwahkepri.com) – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pelalawan Ir Abd Rahman MP melalui Kabid Hubungan Industri dan Syarat-syarat Kerja, Iskandar M.Si menyatakan dari ratusan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Asian Agri Grup tercatat sebagai perusahaan dengan kasus perselisihan dengan karyawan terbanyak.

“Bayangkan, dari sebanyak 40 kasus yang telah diterima oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pelalawan tahun 2019 ini, 14 kasus dari Asian Agri,” jelasnya kepada media ini saat ditemui diruang kerjanya, Senin (19/8/2019).

Adapun 14 kasus dari Asian Agri Grup dengan rincian 3 kasus dari PT. Mintra Unggul Perkasa (MUP) dan 11 kasus dari PT Inti Indosawit Subur (IIS).

Kasus perselisihan yang dilaporkan oleh para karyawan PT. IIS katanya, rata-rata masalah hak yang tidak dibayarkan oleh perusahaan kepada karyawannya. Seperti Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tanpa membayarkan pesangon, tidak membayarkan pensiunan tenaga kerja, melakukan PHK karyawan atas kasus pidana yang terjadi diluar perusahaan tanpa ada putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dan lain sebagainya.

“Dari sebanyak 14 kasus pengaduan tenaga kerja yang telah diterima, ada 4 kasus yang diberikan anjuran oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pelalawan. Sedangkan 10 kasus lagi masih dalam proses. Jika pihak perusahaan tidak melaksanakan anjuran yang diberikan, kasus tersebut akan dilanjutkan ke Pengadilan Hubungan Indsutrial (PHI),” tegasnya.

Hingga berita ini dinaikkan, belum ada keterangan dari pihak manajemen pihak perusahaan PT. IIS. Humas PT. IIS yang dihubungi untuk mengkonfirmasikan masalah ini, tidak menjawab teleponnya. (Sona)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.