Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Senua

Pengibaran bendera merah putih dibawah laut Pulau Senua, salah satu pulau terdepan di Natuna.

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Berbagai Komunitas di Natuna tergabung dalam “Kibar Merah Putih Semangat Kami Anak Negeri”, melakukan pengibaran bendera dibawah laut Pulau Senua, Desa Sepempang, Bunguran Timur.

Pengibaran merah putih dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia ke 74, yang jatuh pada hari ini (17 Agustus 2019).

Koordinator pelaksana Eno Sudargo mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan sejak tanggal 8 Agustus 2019. Puncaknya dilaksanakan hari ini, sekaligus merilis video bawah laut.

“Persiapan kegiatan ini kita lakukan sejak 8 Agustus, puncaknya hari ini”, katanya.

Eno menyampaikan, kegiatan tersebut dipilih untuk melanjutkan agenda rutin. Sembari menyampaikan pesan, bahwa laut merupakan bagian dari kedaulatan negara yang harus diperhatikan oleh semua pihak.

Katanya, pengibaran bendera negara ini merupakan kali kedua dilaksanakan. Rencananya akan digelar setiap perayaan HUT RI.

Pulau Senua dipilih mengingat pulau tersebut bersetatus pulau terdepan dan terluar di Natuna, serta berbatasan langsung dengan laut china selatan.

Proses pengibaran merah putih di laut Senua.

Pengibaran bendera tersebut melibatkan berbagai pihak, diantaranya pihak Alif Stone Park, TNI AL, Basarnas, Komunitas Selam ADC, Kantor Berita Antara, Jelajah Rantau Bertuah, Komuna, Pokdarwis Sepempang, Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, Dinas Perikanan dan Komunitas Berbagi.

“Tidak hanya itu, terlibat juga dari berbagai propesi ikut bergabung, ada dokter, perbankan, pengusaha, tokoh masyarakat serta rekan kita para penggiat pariwisata, dan lainnya,” kata Eno.

Ia juga mengatakan, pengibaran bendera melibatkan 23 orang penyelam itu memecahkan rekor tingkat provinsi kepri, dengan peserta pengibaran bendera bawah laut terbanyak.

“Menurut data dan informasi yang kami dapat, ini pengibaran bendera bawah laut dengan jumlah penyelam terbanyak di kepri, untuk saat ini”.

Selain akan dijadikan agenda rutin, Ia juga berharap spot pemasangan bendera pada kedalaman 17 meter tersebut dapat dipermanenkan.

“Sesuai tema hut kali ini, kita berharap natuna semakin maju seiring bertambahnya sumberdaya manusia yang unggul tentunya, karena sudah banyak penyelam, kita ada wacana akan buat tiang permanen di situ,” ungkap Eno.

Ia juga menyampaikan kegiatan terlaksana berkat partisipasi banyak pihak dan adanya swadaya para seluruh peserta.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Danlanal telah bersedia turun langsung ikut mengibarkan bendera, serta semua pihak yang terlibat, karena ini murni swadaya,” kata Eno.

 

Membentang spanduk Kibar Merah Putih Semangat Kami Anak Negeri.

Pada momentum peringatan HUT RI kali ini, Ia juga mengajak para pemuda, generasi penerus bangsa di Natuna, untuk menghargai laut dan menjaganya.

Sementara itu, Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan mengatakan, kegiatan pengibaran bendera merah putih dibawah laut, untuk menumbuhkan kesadaran para anggota dan masyarakat, bahwa kelestarian laut harus dijaga dan juga menumbuhkan jiwa semangat bahari luar biasa.

Menurut perwira menengah melati tiga ini, pengibaran bendera merah putih dibawah air, memang bukanlah hal yang pertama yang dilakukan di Indonesia. Di daerah lain sudah umum dilaksanakan pada saat HUT RI.

Kendati demikian, kegiatan ini merupakan surprise istimewa pada peringatan hari jadi NKRI. Apalagi giat seperti ini termasuk baru digagas di Natuna.

Hal serupa juga diungkapkan, dr Ulfa Maulina Lubis, salah satu peserta, Ia berharap potensi laut Natuna, khususnya bidang pariwista wajib dijaga dengan sungguh-sungguh.

“Dengan kegiatan seperti ini, berharap ada semangat baru buat para pemuda natuna mengembangkan diri menuju indonesia maju,” pungkasnya.

(Red)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.