DPRD Kepri dan Sekda Kepri Sepakat Jembatan 2 Pulau Dompak Harus Segera Diperbaiki

Polres Kota Tanjungpinang menutup akses Jembatan 2 Dompak lantaran pondasi jembatan rusak parah dan dikhawatirkan membahayakan masyarakat yang melintas. (F:ist)

TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri bersama Sekda Tengku Said Arif Fadillah membahas perbaikan Jembatan 2 Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang.

Dalam rapat di ruang Komisi II, Senin (12/8/2019), kedua belah pihak sepakat untuk mencari solusi terbaik agar Jembatan 2 Pulau Dompak dapat segera diperbaiki.

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan, perbaikan Jembatan 2 Pulau Dompak harus diprioritaskan dalam pembahasan anggaran perubahan.

“Itu (perbaikan jembatan) kebutuhan mendesak sehingga dapat dipergunakan oleh masyarakat,” katanya.

Seperti diketahui, sejak pekan lalu, akses Jembatan 2 Pulau Dompak ditutup lantaran pondasi jembatan rusak parah. Jembatan ini merupaan salah satu infrastruktur yang menghubungkan Pulau Dompak, pusat Pemerintah Kepri dengan masyarakat yang tinggal di daratan Tanjungpinang.

Rencana perbaikan Jembatan 2 Pulau Dompak itu pun lalu disepakati oleh anggota legislatif yang hadir dalam rapat tersebut. Namun penganggaran hingga teknis pelaksanaan perbaikan jembatan harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ketua Komisi II DPRD Kepri Hotman Hutapea mengatakan perbaikan jembatan jika ingin segera dilaksanakan harus menggunakan APBD perubahan. Ia pun memprediksi jembatan itu akan ambruk jika tidak diperbaiki tahun ini.

“Mengenai teknis penganggaran, mungkin harus melalui konsultasi dengan pihak kejaksaaan dan kepolisian agar tidak melanggar ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kepri Onward Siahaan mengingatkan pihak legislatif dan eksekutif harus berhati-hati dalam proses penganggaran hingga pelaksanaan kegiatan.

“Jangan sampai niat baik kita, berbuah pahit. Jangan sampai kita yang disalahkan akibat dianggap tidak prosedural,” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kepri lainnya Sahat Sianturi mengatakan, anggaran yang dialokasikan juga harus sesuai dengan kebutuhan. Dinas PUPR Kepri sudah mengusulkan anggran Rp 5 miliar untuk perbaikan jembatan tersebut, namun sampai sekarang belum diketahui rincian kebutuhan dalam perbaikan jembatan tersebut.

“Alokasi anggaran harus sesuai dengan kebutuhan. Dan diberi catatan,” tegasnya.

Sekda Kepri Tengku Said Arif Fadillah mengatakan tim dari Kementerian PUPR yang mengurusi persoalan jembatan dan jalan akan segera meninjau lokasi jembatan.

“Anggaran yang dibutuhkan belum tentu Rp 5 miliar karena masih harus dikaji,” katanya. (mc)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.