Angin Bergerak ke Selatan, Kabut Asap dari Riau Tak Masuk ke Kepri

Ilustrasi. (F:net)

Ilustrasi. (F:net)

TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Prakirawan cuaca Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang, Vivi Putri menyatakan kebakaran lahan dan hutan yang melanda sejumlah kawasan di Provinsi Riau tidak mengakibatkan kabut asap di Provinsi Kepri.

“Kalau akhir tahun ini hingga awal tahun 2020, kemungkinan asap tidak dibawa angin ke Kepri,” katanya, Kamis (8/8/2019).

Vivi mengatakan, asap dari Riau potensial masuk ke wilayah Kepri saat musim angin utara. Musim angin utara di Kepri sendiri diperkirakan terjadi pada Oktober 2019 hingga awal tahun 2020.

Sementara sekarang arah angin bergerak dari selatan ke tenggara sehingga asal tebal dari Riau tidak dibawa angin ke Kepri.

Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan pengamatan dalam dua hari terakhir, tidak ada titik api di wilayah Kepri.

“Tiga hari lalu ada satu titik api di wilayah Bunguran, Kabupaten Natuna. Api sudah padam,” ujarnya.

Vivi mengimbau agar masyarakat tetap mewaspadai asap tebal dengan tidak melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan kebakaran hutan.

“Sekarang angin cukup kuat dan panas sehingga tumbuhan mudah terbakar,” tuturnya.

Sementara terkait potensi hujan, ia mengatakan dalam sepekan ini diprediksi tidak terjadi hujan. Beberapa hari terakhir sempat mendung, namun tidak terjadi hujan lantaran angin cukup kencang.

Angin yang cukup kencang tersebut menyebabkan pertumbuhan awan terganggu sehingga tidak terjadi hujan.

“Ya, memang dalam beberapa hari ini hingga pekan depan diperkirakan tidak terjadi hujan, karena angin cukup kencang memecah pertumbuhan awan,” katanya. (mc)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.