Djoko Mulyono Minta PT Unisem Berbicara Apa Adanya

BATAM (marwahkepri.com) – Komisi IV DPRD Kota Batam mengadakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan PT Unisem, Disnaker Kota Batam dan Serikat Buruh PT Unisem dengan pembahasan tutupnya PT Unisem yang berada di kawasan Batamindo Industrial Park, Selasa (6/8/2019).

RDPU itu dipimpin oleh Ketua Komisi IV Joko Mulyono didamping anggota Komisi IV Bobi Alexsandar Siregar, Safari Ramadhan, dan Aman Spd.i.

Dalam RDPU itu, Arif selaku HRD PT Unisem mengatakan bahwa sejak tahun 2011 sampai dengan sekarang PT Unisem terus mengalami kerugian, sehingga dengan berat hati pihak perusahan harus menutup perusahan itu.

Mendengar pernyataan pihak management PT Unisem, perwakilan aliansi buruh yang hadir sontak menepis pernyataan itu.

“Kami rasa pernyataan pihak management perusahaan adalah tidak benar demikian, dan kami menilai pihak perusahan melakukan alibi yang tidak masuk di akal kami, karena yang dikatakan pihak perusahan sejak 2011 sudah merugi, lalu kenapa pihak perusahaan tidak melakukan kewajibannya sesuai dengan undang undang tenaga kerja yang berlaku di Indonesia,” kata Ucok Beri mewakili buruh.

Ucok juga mengatakan bahwa PT Unisem bukanlah merugi, namun berpindah ke negara lain, dan untuk menutupi kewajiban perusahaan kepada karyawannya, terpaksa melakukan alibi dengan embel-embel merugi.

Setelah mendengar pernyataan dari pihak perusahaan dan perwakilan buruh PT Unisem, Djoko Mulyono yang  memimpin rapat meminta kepada pihak perusahaan agar berbicara apa adanya.

“Kami minta kepada pihak perusahaan PT Unisem agar berbicara apa adanya dan saling terbuka agar semua tau dan mencari jalan keluarnya,” ungkap Djoko.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Aman Spd.i, dia meminta pihak perusahaan berbicara apa adanya, agar karyawan yang ada di PT Unisem mengetahui keadaan PT tersebut, dan mengetahui tuntutan apa yang diminta.

Setelah melakukan pembahasan yang cukup panjang Djoko akhirnya memutuskan bahwa akan diagendakan kembali RDP berikutnya setelah pengesahan APBD perubahan, sambil mengecek data  audit dimulai tahun 2012 hingga 2018 PT Unisem yang diberikan oleh HRD PT Unisem.

” Setelah dicek nanti akan dikomunikasikan kesemuanya disela-sela kesibukan kami. Semogalah ada hasilnya yang terbaik,” tutup Djoko.(mk/rah)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.