Natuna Belum Punya Tenaga Ahli Transfusi Darah?

Ketua PMI Natuna, Ngesti Yuni Suprapti.

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Unit Transfusi Darah (UTD) merupakan perangkat penting, sesuai fungsinya sebagai pemasok darah untuk kebutuhan pelayanan kesehatan disebuah Rumah Sakit.

Namun apa jadinya, jika suatu daerah belum memiliki seorang tenaga ahli transfusi darah ?. Bahkan, fasilitas UTD nya pun masih serba terbatas.

Hal ini terjadi di Kabupaten Natuna, memasuki usianya semakin matang, justru daerah ini belum mempunyai seorang tenaga ahli dan fasilitas UTD yang mumpuni.

Persoalan ini tidak ditampik Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Natuna, Ngesti Yuni Suprapti. Diakuinya, sampai sekarang di Natuna belum tersedia tenaga ahli transfusi darah.

Guna mengatasi persoalan tersebut, pihaknya pun telah “menyekolahkan” calon pelayanan donor darah, di Bakti Kemanusiaan, Jakarta, selama tiga tahun.

Kebijakan ini bekerjasama dengan Bagian Migas Sekretariat Daerah Natuna. Dimana biayanya akan ditanggung oleh PT.Medco dan Premiere Oil, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Melalui program ini, kedepan diharapkan tersedianya tenaga ahli di Natuna. Sehingga mampu memberikan pelayanan donor darah lebih baik kepada masyarakat.

Karena pada hakekatnya, hal tersebut merupakan bentuk tanggungjawab pemerintah daerah untuk menjamin kesehatan masyarakat.

(Red)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.