PMI dan Dinkes Natuna Tandatangani Kerjasama

Penandatanganan kerjasama PMI dengan Dinkes PPKB.

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), menandatangani kerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Kabupaten Natuna.

Penandatanganan kerjasama kedua belah pihak dilaksanakan di ruang kerja Wakil Bupati Natuna, Kamis 01 Agustus 2019.

Kerjasama tersebut menyangkut penegasan tugas dan kewenangan PMI dalam mendukung program Dinkes PPKB, sehinga tidak tumpang tindih. Dan terkait pengelolaan dana hibah.

Wakil Bupati sekaligus Ketua PMI cabang Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, mengatakan, sejauh ini PMI sudah menyiapkan berbagai program kerja, diantaranya menugaskan 1 orang di Unit Transfusi Darah (UTD) untuk melakukan pencatatan pendonor darah.

Wakil Bupati Natuna, Dra.Ngesti Yuni Suprapti.

Selanjutnya, petugas tersebut memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat, melakukan rekruitmen sukarelawan, serta mengajak dan menghimbau masyarakat untuk melakukan donor darah, untuk ketersediaan stok darah di RSUD.

UTD sangat penting sebagai pemasok darah, guna mendukung kebutuhan pelayanan di Rumah Sakit, mengingat belum tersedianya fasilitas memadai dalam proses donor darah. Dengan kondisi fasilitas yang serba terbatas, saat ini penyimpanan darah terbatas hanya selama 1 bulan.

Karenanya, sinergi dengan Pemerintah Daerah sangat dibutuhkan, terutama dalam melakukan pembenahan dan pemenuhan berbagai fasilitas pendukung donor dan penyimpanan daerah.

Pertemuan si ruang kerja Wakil Bupati Natuna.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Natuna Rizal Rinaldy mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat.

Akan tetapi, dalam pelaksanaannya dibutuhkan fokus bersama, terutama terkait pengelolaan dana hibah yang harus terus disandarkan pada peraturan dan perundang-undangan.

Melalui penandatanganan kerjasama ini, diharapkan kepada DPC PMI Kabupaten Natuna dan Diskes PPKB, agar dapat bekerja secara sinergi dalam mengelola dana hibah, sehingga penyerapannya dapat lebih tepat sasaran, serta terjadinya pelanggaran hukum.

(Red)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.