APBD Natuna Tahun 2020 Direncanakan Rp 1.35 Triliun

Wabup Natuna menyerahkan buku R-APBD kepada Wakil Ketua DPRD Natuna.

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Natuna tahun 2020, direncanakan sebesar Rp 1.35 triliun.

Hal ini diketahui melalui penyampian Pidato Pengantar Nota Keuangan dan R-APBD, dibacakan Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, di ruang paripurna DPRD Natuna, Kamis (01/08/2019).

Ngesti memaparkan, pada hakekatnya APBD merupakan salah satu instrumen kebijakan, dipakai sebagai alat untuk meningkatkan pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat.

Belanja daerah tahun 2020 terdiri dari Belanja langsung dan tidak langsung. Belanja tidak langsung digunakan untuk Pegawai dan tunjangan serta transfers ke desa, sesuai dengan ketentuan diamanatkan dalam Peraturan perundang-undangan.

Wakil Ketua II DPRD Natuna, Hadi Chandra,S.Sos.

Untuk Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar 10 persen, belanja fungsi Pendidikan 20 persen, Kesehatan 10 persen, belanja insfrastruktur sebesar 25 persen.

Dalam struktur APBD tercermin kebutuhan masyarakat dengan memperhatikan potensi dan sumber-sumber kekayaan daerah. Kualitas APBD dan keberpihakan alokasi harus pro rakyat, dalam arti pengelolaan keuangan daerah harus memberikan manfaat serta dirasakan semaksimal mungkin untuk masyarakat.

Akan tetapi, tetap taat pada azaz peraturan perudang-undangan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 pasal 93 (3) dan Permendagri nomor 13 tahun 2006, serta Permendagri nomor 33 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD TA 2020.

Ngesti menyampaikan, komposisi APBD Natuna masih didominasi dana transfer pemerintah pusat, yakni sebesar 91.87 persen dan transfer pemerintah provinsi sebesar 4.14 persen.

Suasana rapat paripurna DPRD Natuna.

Rincian APBD tahun 2020 terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dianggarkan Rp. 50.45 miliar, bersumber dari pajak daerah, retribusi, pengelolaan kekayaan daerah dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.

Dana perimbangan dianggarkan sebesar Rp. 1 triliun, dengan rincian dana bagi hasil pajak dianggarkan sebesar Rp. 57.76 miliar, Dana bagi hasil bukan pajak sebesar Rp. 364,82 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) dianggarkan sebesar Rp. 411,09 miliar, dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dianggarkan sebesar Rp. 167,66 miliar, lain-lain Pendapatan yang sah dianggarkan sebesar Rp.165,41 miliar, Hibah Dana Bos Rp.11,25 miliar.
Dana bagi hasil pajak dari Provinsi Kepri sebesar Rp.48,56 miliar, Dana Desa Rp 69,99 miliar, dan Dana insentif daerah sebesar Rp.35,60 miliar.

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Natuna, Hadi Chandra. Ia berharap, R-APBD tahun 2020 bisa dibahas tepat waktu, serta ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Turut hadir, Wakil Ketua II Daeng Amhar, anggota DPRD, Sekda Natuna Wan Siswandi, FKPD, OPD, Camat dan sejumlah tokoh masyarakat.***

(Red)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.