Diduga Terima Suap, Oknum Dishub Batam Kini Berstatus Tersangka

Kapolreta Barelang Kombes Polisi Hengki (tengah) menunjukkan barang bukti yang didapat dari hasil OTT oknum Dinas Perhubungan Kota Batam, Senin (29/7/2019).

BATAM (marwahkepri.com) – Kapolreta Barelang Kombes Polisi Hengki menggelar press release terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) oknum Staf Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Kota Batam berinisial EF yang diduga menerima suap untuk pengiriman minuman beralkohol, Senin (29/7/2019).

Hengki menyebut OTT tersebut berawal dari informasi masyarakat, lalu dilakukanlah penyelidikan oleh Sat Rekrim Polresta Barelang di Pelabuhan Rakyat “Pak Amat” Kecamatan Sekupang, Sabtu (27/7/2019) lalu.

“Anggota Satreskrim Polresta Barelang melihat Inisial AC bersama dengan Saudara Adriansyah (Supir) dan Inisial EF disebuah warung kopi yang berlokasi di Pasar Sungai Harapan Kecamatan Sekupang, di lokasi tersebut AC menyerahkan amplop berwarna coklat kepada EF. Selanjutnya EF bersama Adriansyah (supir) meninggalkan tempat tersebut dan menuju ke pelabuhan dengan membawa 6 kardus minuman milik Inisial AC,” jelasnya.

Saat hendak memuat 6 kardus minuman ke kapal pompong, Penyidik Satreskrim Polresta Barelang melakukan penangkapan terhadap EF dan mengamankan barang bukti berupa 6 kardus botol minuman keras merk Civas dan uang tunai sebesar Rp. 20 juta.

“Setelah dilakukan interogasi tentang kepemilikan barang tersebut selanjutnya dilakukan pengejaran terhadap pemilik namun sudah tidak ditemukan dan tidak diketahui keberadaannya,” tambahnya.

Oknum EF tersebut pun kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diduga melanggar Undang-Undang Republik Indonesia no. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia no. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara pemilik minuman beralkohol berinisial AC kini masuk sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). (ril)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.