Jawab Tuntutan Mahasiswa, BP Batam Minta Waktu 7 Hari

Suasana pertemuan antara aliansi mahasiswa dan pemuda anti KKN bersama BP Batam bertempat di Gedung ANNEX II, lantai II ruang rapat Deputi V, Senin (22/07/2019). (F:ist)

BATAM (marwahkepri.com) – Setelah beberapa hari melakukan aksi dan upaya menyoroti proses pelelangan yang dilakukan Badan Pengusahaan (BP) Batam terkait lelang pengadaan Fender Dermaga Batu Ampar dengan pagu senilai Rp.10.664.960.000,00., aliansi mahasiswa dan pemuda anti KKN akhirnya melakukan mediasi dengan BP Batam bertempat di Gedung ANNEX II, lantai II ruang rapat Deputi V, Senin (22/07/2019).

Dialog tersebut berlangsung untuk membahas beberapa point yang dituntut oleh mahasiswa diantaranya meminta kepala BP Batam agar mengevaluasi lelang proyek pengadaan dan pembangunan fender Dermaga Batu Ampar karena diduga tidak profesional, mendiskualifikasi  PT. CAKRAWALA MONICA ABADI sebagai pemenang proyek lelang, dan meminta untuk  dilakukan pemecatan terhadap Benny Syahroni selaku pejabat pembuat Komitmen BP Batam, dan POKJA Pemilihan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan kecurangan dalam pelaksanaan proyek Fender Dermaga Batu Ampar

Ibrahim, SH Selaku Perwakilan dari Aliansi Mahasiswa menuturkan, pihaknya datang untuk berdialog dengan BP Batam agar bisa mengevaluasi kembali proses lelang proyek Fender Dermaga Batu Ampar agar lebih profesional dalam pengerjaannya

“Pihak kami meminta beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh BP Batam agar lebih profesional dalam melakukan proses Lelang Fender Dermaga Batu Ampar, karena beberapa perusahaan yang mendapatkan tender tersebut track recordnya belum berpengalaman dalam menangani proyek dermaga,”p ungkasnya kepada awak media

Sementara itu, Kasubdit Humas BP Batam, Muhammad Topan memaparkan pertemuan hari ini bertujuan untuk menampung masukan dari rekan-rekan pemuda dan mahasiswa dalam menyoroti proyek lelang Fender Dermaga BP Batam, hari ini pihaknya sudah mendapat beberapa point sebagai bahan evaluasi dalam proses pelelangan Proyek lelang Fender Dermaga Batu Ampar

“Hari ini kita melakukan dialog kepada mahasiswa dan pemuda untuk menerima aspirasi mereka dalam beberapa hari yang lalu terkait proses pelelangan proyek Fender Dermaga Batu Ampar,” jelasnya kepada media.

Topan juga menjelaskan pihaknya akan melakukan diskusi selama 7 hari kedepan untuk menjawab masukan dari point yang disampaikan oleh para pemuda dan aliansi mahasiswa tersebut

“Kita akan mendiskusikan dengan kepala BP Batam dalam tujuh hari kedepan untuk memberikan jawaban dari point-point yang disampaikan oleh aliansi mahasisiwa tersebut,”  tutupnya. (Mun)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.