Isdianto Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Laut Kepri

Plt Gubernur Kepri H Isdianto bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melepasliarkan penyu dalam Festival Padang Melang di Anambas, Kamis (18/7/2019). (F:ist)

ANAMBAS (marwahkepri.com) – Plt Gubernur Kepri H Isdianto mengajak masyarakat menjaga kebersihan laut Kepri. Laut bukanlah tong sampah, sehingga jangan membuang sampah apapun ke laut, terlebih  lagi sampah plastik.

“Jangan buang sampah ke laut. Jaga pantai kita tetap bersih. Untuk kelangsungan biotanya dan pariwisata,” kata Isdianto di Anambas, Kamis (18/7/2019).

Isdianto pun mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan laut. Terlebih di bibir pantai dan area sekitar pelabuhan.

Menurut Isdianto, Kepri yang luas lautnya sebesar 96 persen adalah sumber kehidupan. Kalau laut bersih, ikan dan biota lautnya akan semakin banyak. Ketika sampah banyak mengapung, sektor pariwisata juga ikut terganggu.

“Karena itu, mari kita jaga laut agar selalu bersih dari sampah,” tambahnya.

Hal senada juga ditegaskan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat membuka Festival Padang Melang di Anambas. Susi berpesan untuk menghilangkan pengunaan plastik sekali pakai. Seperti kantong kresek maupun  botol minuman air mineral.

“Laut kita pada tahun 2030 diramal lebih banyak plastik daripada ikan. Karena itu hilangkan penggunaan plastik. Tentu kita tak ingin menangkap plastik di laut,” kata Susi.

Susi mengaku cukup prihatin dengan prestasi Indonesia sebagai negara nomor dua penyumbang sampah plastik setelah China. Prestasi ini harus dihilangkan karena berdampak buruk bagi lingkungan.

“Mulai hari ini mohon, jangan jadi bangsa pembuang sampah (plastik) lagi,” kata Susi.

Menurut Susi, sebagai bangsa yang berbudaya, agamis, berpendidikan, perilaku ini harus dihilangkan. Karena katanya cinta dan sayang dengan laut yang begitu indah. Tentu harus dijaga.

“Indahnya laut, hijaunya hutan dan udara yang segar ini adalah nikmat Tuhan yang gak boleh kita rusak,” tambahnya.

Susi pun berharap program pemerintah daerah dalam mengelola sampah ini lebih tajam. Karena hal ini juga akan menganggu pariwisata. Tentu semua tak ingin mendengar cerita ketika wisatawan berlayar di laut atau memancing namun yang didapat hanyalah plastik.

“Sungguh harus bangga dan bekerja lebih giat lagi untuk pemda untuk menjaga dan mengelola menjadi mutu Indonesia di sebelah utara. Kalau tidak kita dikalahkan pulau-pulau negeri tetangga yang sebenarnya jauh lebih indah daerah kita,” tuturnya. (hum)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.