Diduga Terlibat Politik Praktis, Istri Ketua DPRD Pelalawan Mengaku Spontanitas

Kabid Kesetaraan Gender Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pelalawan, Prima Merdekawati S.Kep saat diperiksa Panwaslu Kecamatan Pangkalan Kuras beberapa waktu lalu. (F:ist)

PELALAWAN (marwahkepri.com) – Salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Kabid Kesetaraan Gender di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau diduga terlibat politik praktis.

Menurut informasi yang diterima media ini, Prima Merdekawati diduga mengkampanyekan suaminya yang maju sebagai calon anggota DPR RI di Desa Beringin Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan pada tanggal 7 Februari 2019 lalu.

Tindakan berkampanye oleh oknum ASN tersebut, tertangkap oleh petugas Panwaslu Kecamatan Pangkalan Kuras. Sehingga pada tanggal 15 Februari 2019 lalu, Prima diperiksa oleh Panwaslu. Dan hasil pemeriksaan Panwaslu tersebut menerangkan bahwa tindakan Prima memenuhi unsur pelanggaran kode etik terhadap netralitas ASN.

Prima Merdekawati S.Kep yang dikonfirmasi melalui aplikasi WA Senin (15/4/2019) kepada media ini mengaku diinterogasi karena menghadiri pengajian di Mushola dan memperkenalkan suaminya Nasar yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Pelalawan dan kini mencalonkan diri maju sebagai calon anggota DPR RI.

“Pak Bupati juga sudah menegur untuk lebih menjaga netralitas sebagai ASN. Meskipun suami mencalonkan diri, saya harus taat batasan dan menjaga. Saya tak tahu kalau ucapan demikian termasuk dalam pelanggaran. Saya sudah sampaikan sama Bawaslu bahwa itu spontanitas saya saja, dan tidak ada unsur kesengajaan,” tuturnya.

Saat ditanya tentang kapan dan dimana kejadian tersebut, Prima mengaku tidak mengingatnya lagi.

“Gak ingat,” jawab istri Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan itu. (Sona)

Print Friendly, PDF & Email