Kodim 0317/TBK Berantas Sarang Nyamuk

Dandim 0317/TBK Letkol Arm.Rizal Analdie mendengarkan penjelasan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tanjungbalai Karimun terkait pemberantasan sarang nyamuk. (F;SL)

KARIMUN (marwahkepri.com) – Kodim 0317/TBK “obrak abrik” seluruh sarang nyamuk di kawasan Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun pada Rabu (12/2/2019) guna pencegahan terhadap penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD).

Bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tanjungbalai Karimun dalam pelaksanaannya, Dandim 0317/TBK Letkol Arm.Rizal Analdie mengatakan sejak 23 Januari 2018 lalu telah terdapat kasus DBD sebanyak 16.692, 169 diantaranya meninggal dunia.

“Kasus DBD tertinggi di Jawa Timur 3.074 kasus dengan jumlah kematian 52 orang,” kata Rizal.

Sedangkan, untuk Kepulauan Riau tercatat sejak awal tahun 2019 sebanyak 234 kasus dimana 2 orang meninggal dunia. Dan untuk wilayah Kabupaten Karimun pada awal 2019 penderita DBD tercatat sebanyak 41 orang.

Penanganan DBD tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan peran masyarakat sangat diperlukan. Karena saat ini sedang disosialisasikan program terkait Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan gerakan 4M Plus.

“Masyarakat dapat melakukannya dengan menguras tempat yang sering dijadikan penampung air seperti bak mandi serta tempat penampungan air minum. Lalu menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti drum, kendi, dan tempayan,” katanya

Kemudian, dapat memanfaatkan kembali atau daur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular demam berdarah, serta memantau tempat penampungan air yang berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk.

Kegiatan tersebut dilanjutkan peletakan Lavitrap (jebakan nyamuk) sudut di kawasan Pelabuhan, Penaburan bubuk Abate di air yang menggenang dan di bak penampungan air. (SL)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.